logo


Praktik Prostitusi Online, Ade Armando Desak si ‘Pengguna’ Diekspos

Ade berharap, DPR bersama Pemerintah harus benar-benar memperjuangankan agar UU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual disahkan

25 Januari 2019 12:59 WIB

Akademisi dan Pemerhati Sosisl dari Universitas Indonesia, Ade Armando (paling kanan), saat menjadi salah satu pembicara di Forum Jitu ‘Perang Terhadap Prostitusi Online dan Kejahatan pada Perempuan’, yang digelar Jitunews.com, di Jakarta Timur, Kamis (24/1).
Akademisi dan Pemerhati Sosisl dari Universitas Indonesia, Ade Armando (paling kanan), saat menjadi salah satu pembicara di Forum Jitu ‘Perang Terhadap Prostitusi Online dan Kejahatan pada Perempuan’, yang digelar Jitunews.com, di Jakarta Timur, Kamis (24/1). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Akademisi dan Pemerhati Sosisl dari Universitas Indonesia, Ade Armando, mempertanyakan tidak terekposenya sosok pengguna jasa artis, Vanessa Angel (VA), dalam kasus prostitusi online yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Klien atau pengguna VA itu tidak pernah muncul oleh media. Katanya sih namanya berinisial R? katanya dia pengusaha tambang tinggalnya di Jakarta? tanya Ade, saat menjadi pembicara dalam Forum Jitu ‘Perang Terhadap Prostitusi Online dan Kejahatan pada Perempuan’, yang digelar Jitunews.com, di Jakarta Timur, Kamis (24/1).

Ade mengatakan, sedianya, tidak hanya muncikari saja yang mendapatkan hukuman, namun perempuan pelaku prostitusi dan penggunanya juga harus mendapatkan ganjaran. Oleh karena itu, hukuman terhadap persoalan ini ke depan harus diperluas.


Menteri Yohana: Burung Saja Bisa Tetap Hidup, Jangan Jadikan Ekonomi Sebagai Alasan!

“Kan sekarang yang sudah dihukum adalah muncikari, mungkin itu sebaiknya diperluas, dan yang paling terendah hukumannya kepada si pelaku prostitusinya,” tuturnya.

Ironi Praktik Prostitusi Online, Jane Shalimar Singgung ‘BPJS’

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana