logo


PSI Curhat, "Berpolitik di Indonesia Memang Berat..."

PSI merupakan salah satu parpol baru peserta Pemilu 2019.

24 Januari 2019 19:01 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hari ini, Kamis (24/1), Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan PSI agar seluruh partai bisa beriklan lebih leluasa.

Menanggapi keputusan tersebut, PSI tetap memberikan apresiasinya terhadap majelis hakim MK.

Baca juga: Akhirnya Bebas, BTP Ditawari 4 Posisi Penting Ini! Salah Satunya Ketua...


Megawati: Bukan Mau Menyombongkan Diri, Saya…

“Kami menghargai putusan ini, meski perlu dicatat perlu bahwa MK memutus sekitar 8 bulan sejak permohonan disampaikan PSI," tegas Juru Bicara Bidang Hukum PSI Rian Ernest melalui keterangannya, Kamis (24/1).

“Berpolitik di Indonesia memang berat, banyak tembok besar menghadang kami. Mulai dari beratnya mendirikan parpol dari nol, sampai lahirnya UU Pemilu di 2017 yang melarang parpol beriklan pada masa kampanye. Kami ingin menciptakan disrupsi di politik Indonesia, tapi tantangan terus menghadang," tambah Rian.

Namun, politisi muda ini mengaku partainya akan terus maju demi iklim demokrasi Indonesia yang lebih baik.

Kata Hasto Soal Kabar Nikah dan Gabungnya Ahok ke PDIP

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, De Sukmono