logo


Kritisi Pemerintah, CEO Huawei: Hanya Orang Bodoh yang Tidak Membeli Produk Kami

"Hanya orang bodoh yang tidak membeli produk-produk kami. Kami punya banyak hal yang dibutuhkan oleh Amerika dan Eropa"

24 Januari 2019 07:30 WIB

Logo Huawei
Logo Huawei Shutterstock

TIONGKOK, JITUNEWS.COM - Pendiri dan CEO Huawei, Ren Zhengfei memprotes pemerintah dan perusahaan yang memblokir produk telekomunikasi Huawei.

Padahal, hingga saat ini hanya Huawei, Ericsson dan Nokia yang terdepan di pengembangan jaringan 5G.

Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Seseorang Punya Tanda Lahir di Tubuhnya


Diuji DxOMark, Skor Kamera Selfie Mi Mix 3 Pecundangi iPhone XS Max

Ilmuwan Temukan Gumpalan Misterius di Dalam Bumi, "Sisa-sisa Samudera"

"Hanya orang bodoh yang tidak membeli produk-produk kami. Kami punya banyak hal yang dibutuhkan oleh Amerika dan Eropa dan mereka akan membelinya dari kami karena produk-produk kami sangat value for money," ungkap Ren yang Jitunews lansir dari Infokomputer.com (23/1).

Saat ini Huawei sedang dicekal beroperasi di berbagai negara termasuk Amerika Serikat, Jepang, Australia, dan Selandia Baru. Meskipun ditolak suatu negara, Ren tetap mencoba menjual perangkatnya.

"Tapi saya akan fokus ke negara-negara yang mau membeli produk kami," tandasnya.

Pemerintah AS Lanjutkan Upaya Ekstradisi Bos Huawei

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata