logo


Kubu Jokowi Sindir Adik Prabowo "Kalau Belum Siap Jadi Pejuang, Belajar Sama Prabowo Lah"

"Enggak diungkit sekalian waktu zaman Bu Mega sama Pak Prabowo"

23 Januari 2019 14:38 WIB

Hashim Djojohadikusumo.
Hashim Djojohadikusumo. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima menyindir adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo yang mengungkit pembiayaan kampanye Pilgub DKI 2012 silam.

"Lha kan dia (Hashim) memang sepakat mengusung Jokowi-Ahok. Enggak diungkit sekalian waktu zaman Bu Mega sama Pak Prabowo," ungkap Bima yang Jitunews lansir dari wartakota.com (23/1).

Baca Juga: PA 212 Minta Ahok Gak Jadi Politikus Usai Bebas, Netizen Bilang "Jawabannya Cuma Satu..."


Soal Pembebasan Ba'asyir, Ruhut: Jangan Ada yang Sok Jadi Pahlawan Kesiangan

https://www.jitunews.com/read/94541/psikolog-politik-sebut-prabowo-main-aman-dan-sedang-rebranding

"Kalau belum siap jadi pejuang, jangan jadi pejuang. Ini bukan dagang. Hashim tidak siap, ini soal politik, soal perjuangan. Soal kerelaan. Bukan untuk kandidat, untuk mengurus bangsa ini," tambahnya.

Kemudian, Bima mempertanyakan motivasi dan militansi Hashim yang dulu membiayai kampanye Jokowi-Ahok. Bahkan, Bima menyarankan agar belajar kepada Prabowo selaku kakaknya.

"Militansinya dipertanyakan, pengorbanannya jiwa politisinya. Kalau kayak begitu, belajar sama Pak Prabowo lah. Hashim saya minta belajar dari Prabowo dan tanya pada Pak Prabowo. Apa itu sikap pengorbanan dan militansi," lanjut Bima.

 

Abu Bakar Ba'asyir Batal Bebas, Demokrat: Hoax Terbesar dari Penguasa

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata