logo


PKS: Hasil Survei Median Menunjukan Masyarakat Inginkan Presiden Baru

Dalam survei itu, selisih elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 dan 02 hanya terpaut 9,2 persen.

22 Januari 2019 14:54 WIB

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andi Akmal Pasluddin.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Andi Akmal Pasluddin. fraksidpr.pks.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Hasil survei Media Survei Nasional (Median) mencatat selisih elektabilitas pasangan Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, dan pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandi, kian tipis.

Dalam survei itu, selisih elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 dan 02 hanya terpaut 9,2 persen.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Andi Akmal Pasluddin, menilai, hasil survei Median itu menunjukkan bahwa masyarakat di Indonesia menginginkan presiden baru.


Beda dengan Kubu Prabowo, Ma'ruf Amin Setuju Najwa Shihab Jadi Moderator Debat Pilpres Ke-2

“Saya kira itu kabar bagus bagi Prabowo-Sandi dan juga dibaca sebagai realitas di masyarakat, dimana pasangan 02 semakin diterima masyarakat,” ujar Andi, saat dihubungi Jitunews.com, Selasa (22/1).

“Dan selisih semakin kecil ini dan bisa dilihat dan dirasa bahwa masyarakat menginginkan Presiden baru,” tuturnya.

Anggota Komisi IV DPR RI ini berpendapat bahwa makin tingginya elektabilitas pasangan 02 di survei Median dikarenakan Sandiaga Uno sering menyapa masyarakat di daerah-daerah.

“Pak Sandi harus banyak turun lagi menyapa dan menerima aspirasi dan juga ada ide-ide dan narasi yang menjadi solusi bagi masyarakat untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” pungkasnya.

Jokowi Dikabarkan Terima Ratusan Miliar Tahun 2012, Fadli Zon: Saya Lupa...

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana