logo


Ferdinand Tanggapi Jokowi Soal Pembebasan Ba'asyir, "Seolah Berjasa dan Berbaik Hati"

"Jadi tidak perlu Jokowi dan pemerintah ini seolah berjasa dan berbaik hati"

21 Januari 2019 05:05 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rencana pemerintah membebaskan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'asyir dari hukuman penjaranya pada 24 Januari mendatang dikritik oleh Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

"Semestinya kan Desember kemarin sudah bisa bebas bersyarat. Jadi tidak perlu Jokowi dan pemerintah ini seolah berjasa dan berbaik hati," cetus Ferdinand yang Jitunews lansir dari rmol.co (19/1).

Baca Juga: Edy Rahmayadi Mundur dari Ketum PSSI, Andi Arief: Kudeta Karena Menolak Menangkan Atasan


Wajib Tahu! Ini Posisi Jokowi di 4 Rekor "Presiden Indonesia Sepanjang Masa"

Jika Kamu Memiliki Tanda Hitam di Kukumu, Awas Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya!

Secara khusus, Ferdinand menggarisbawahi alasan yang menyebut kemanusiaan sebagai dasar Jokowi membebaskan Abu Bakar Ba'asyir. Sebab, alasan ini seharusnya juga berlaku kepada narapidana lain yang sudah memasuki usia senja.

"Kita dorong pembebasan ini murni karena kemanusiaann. Saya usulkan kepada Jokowi agar membebaskan semua narapidana yang sudah sepuh dan kurang sehat agar betul-betul ini didasari kemanusiaan," lanjutnya.

Gerindra Nilai Pembebasan Ba'asyir oleh Jokowi Ada Maunya, Netizen Bilang "Begitulah Namanya Lawan"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata