logo


AirNav Indonesia Raih Predikat Excellent, Berikut Aspek yang Dinilai

AirNav mendapatkan skor Service Quality Index (SQI) dengan predikat Excellent.

20 Januari 2019 11:04 WIB

Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, Direktur Keuangan AirNav Indonesia Hendroyono, Sekjen INACA Tengku Burhanuddin, dan Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Yurlis Hasibuan usai acara penutupan Service Level Agreement 2018, Sabtu (19/1).
Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, Direktur Keuangan AirNav Indonesia Hendroyono, Sekjen INACA Tengku Burhanuddin, dan Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Yurlis Hasibuan usai acara penutupan Service Level Agreement 2018, Sabtu (19/1). JIBI/BISNIS - Rio Sandy Pradana

SEMARANG, JITUNEWS.COM - Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia berhasil meraih Service Quality Index (SQI) dengan predikat Excellent dari 1.060 pilot.

Skor tersebut didapat berdasarkan survei tim Indonesia National Air Carriers Association (INACA) yang melibatkan pilot asing dan domestik.

Baca juga: Vampire vs Zombie! Pemenangnya adalah...


Vlog Jokowi Cukur Rambut Jadi Ajang Debat, "Pemicu Stroke dan Sakit Jantung Bahkan Kematian"

“Sepanjang 2018, kami mendapatkan nilai SQI 4,31, dari maksimal 5, dengan interpretasi Excellent. Ini meningkat dibandingkan dengan nilai tahun sebelumnya dengan skor SQI 4,07,” kata Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto di Kantor AirNav Indonesia Cabang Semarang, Sabtu (19/1).

Penilaian pelayanan jasa navigasi penerbangan ini sendiri bertujuan untuk meningkatan pelayanan melalui pengukuran dan perencanaan tingkat pelayanan jasa navigasi penerbangan yang dinyatakan oleh SQI.

Lebih lanjut, SQI terdiri dari Cockpit Crew Satisfaction Index (CSI) dan Observed Quality Index (OQI).

Untuk CSI, prosedur penentuan nilainya antara lain pilot on duty yang mendarat di lokasi survei diwawancara mengenai kualitas layanan navigasi penerbangan. Kualitas tersebut antara lain komunikasi penerbangan, informasi penerbangan, informasi cuaca, prosedur layanan navigasi penerbangan dan kualitas personel navigasi penerbangan.

Sedangkan untuk OQI, tim INACA dan AirNav Indonesia melakukan observasi langsung untuk meninjau kompetensi personel navigasi penerbangan, APP room, ACC room (khusus JATSC dan MATSC), briefing office, ruang administrasi dan keuangan, keamanan lingkungan kerja, fasilitas komunikasi, fasilitas navigasi penerbangan, fasilitas otomasi dan fasilitas surveillance.

Berkaitan dengan hal tersebut, AirNav dan INACA telah melakukan survei dan observasi di sepuluh lokasi sepanjang tahun 2018. Lokasi survei antara lain di Kantor Cabang Jakarta Air Traffic Services Canter (JATSC), Makassar Air traffic Services Center (MATSC), Balikpapan, Batam (Tnj Pinang), Bandung, Denpasar, Medan, Sentani, Surabaya dan Ternate.

Wajib Tahu! Ini Posisi Jokowi di 4 Rekor "Presiden Indonesia Sepanjang Masa"

Halaman: 
Penulis : De Sukmono