logo


Jonan Puji Proyek Biorefinery Plaju, Apa Istimewanya?

Pemerintah mendorong penggunaan energi dan bahan bakar yang lebih bersih

17 Januari 2019 19:23 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri)
Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri) Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, melakukan kunjungan kerja ke Refinery Unit (RU) III PT Pertamina di Plaju, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (17/1).

Diketahui, RU III Plaju saat ini tengah mengembangkan proyek Biorefinery. Proyek Biorefinery ini mengolah minyak kelapa sawit (CPO) yang telah dihilangkan getah, bau dan pengotor lainnya untuk diolah lebih lanjut menjadi bahan bakar ramah lingkungan, seperti green diesel dan green avtur.

"Pemerintah mendorong penggunaan energi dan bahan bakar yang lebih bersih. Jadi, Pertamina mengambil inisiatif untuk mengolah energi yang lebih bersih di Refinery Plaju dan di Sungai Gerong di RU 3. Yang dilakukan, pertama adalah mencampur kelapa sawit, baik residu atau bagian lain dari kelapa sawit untuk ke minyak diesel sehingga minyak dieselnya akan lebih ramah lingkungan," jelas Jonan, di Kompleks RU III Plaju, Palembang Kamis (17/1).


Lompati Target, Penerimaan Migas Capai Rp 215 Triliun

Ke depan, lanjut Jonan akan dibangun unit pengolahan yang dapat meningkatkan pengolahan dari 100% minyak kelapa sawit menjadi 100% minyak diesel. Jonan mengapresiasi inisiatif proyek ini, selain ramah lingkungan, secara ekonomis CPO juga dapat mengurangi impor bahan bakar minyak.

"Nanti juga akan dibangun unit lain untuk mengubah 100% minyak kelapa sawit menjadi 100% minyak diesel. Tujuannya untuk mengurangi gas buang dan polusi. Yang kedua, secara ekonomis mengurangi impor barang bakar, karen kita impor bahan bakar sehari sekitar 400 ribu barel, kalau ini bisa menggunakan kelapa sawit digunakan di dalam negeri, itu yang penting. Yang ketiga, supaya Pertamina berubah dari pengolah energi fosil menjadi sebagian pengolah energi yang terbarukan, dari kelapa sawit," kata Jonan.

Pertamina Komit Suplai BBM, BBG, Pelumas untuk Kemenhan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana