logo


Paulus Wirutomo Sebut Revolusi Mental Butuh Partisipasi Aktif Masyarakat

Gerakan Nasional Revolusi Mental di era Jokowi adalah upaya menjawab kegelisahan masa lalu

17 Januari 2019 09:49 WIB

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Paulus Wirutomo
Sosiolog dari Universitas Indonesia, Paulus Wirutomo Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejatinya, Revolusi Mental adalah sebuah gerakan sosial masyarakat yang ditawarkan oleh pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Oleh karenanya, partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat dan upaya membangun kesadaran bersama menjadi syarat mutlak sukses dan berlanjutnya gerakan perubahan sikap mental Bangsa Indonesia ke arah lebih baik.

Munculnya Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di era Jokowi adalah upaya menjawab kegelisahan masa lalu akibat munculnya krisis karakter bangsa, maraknya intoleransi, korupsi, hingga tak hadirnya pemerintah disaat masyarakat membutuhkan perhatian.

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Paulus Wirutomo, berpendapat gerakan tersebut harus didorong bersama, dimulai dari diri sendiri dan kesadaran masing-masing untuk mengubah tingkah laku, pola pikir, dan sikap, sehingga bangsa Indonesia memiliki modal utama pembangunan yang kuat, yakni manusia Indonesia yang hebat dan unggul dalam akhlak.


PSI: Prabowo Melihat Indonesia Sebagai Sesuatu yang Hancur

Apa yang diutarakan oleh Paulus terangkum dalam delapan prinsip dasar GNRM yaitu Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik; Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah; Harus bersifat lintas sektoral; Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah; Dilakukan dengan program 'gempuran nilai' (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik; Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat; Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual) seperti nilai etos kerja, gotong royong dan integritas; dan Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.

Tiga nilai utama Revolusi Mental adalah etos kerja, gotong royong dan integritas diyakini adalah nilai universal yang dibutuhkan Indonesia untuk mengejar berbagai ketertinggalannya dibanding bangsa dan negara lain.

Wapres JK Prediksi Debat Perdana, "Sekarang Lebih Mudah, Kayak Bimbel"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex