•  

logo


Waspada, Sisik Nanas Mengintai Cupang Peliharaan Anda!

Penyebab penyakit ini adalah bakteri yang menyerang organ dalam ikan Cupang

16 Februari 2015 16:40 WIB

Seekor ikan cupang yang terkena dropsy.(Ist.)
Seekor ikan cupang yang terkena dropsy.(Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Bagi Anda pehobi ikan Cupang, patutnya Anda mewaspadai datangnya serangan ‘Sisik Nanas’. Apa itu? Penyakit yang dikenal dengan nama dropsy ini adalah adalah salah satu penyakit mematikan yang seringkali menyerang Cupang. Gejala penyakit ini diantaranya Cupang cenderung malas begerak alias pasif dan tidak mengedok (sirip dan ekor membuka) walaupun sudah dihadapkan dengan Cupang lain. Selang beberapa hari kemudian perut Cupang itu membesar dan seluruh sisiknya berdiri sehingga permukaan kulit Cupang menyerupai kulit nanas.

Penyebab penyakit ini adalah bakteri yang menyerang organ dalam ikan Cupang. Bakteri itu biasanya terbawa bersama pakan seperti kutu air atau jentik nyamuk yang kurang steril. Bisa juga muncul karena air akuarium kotor karena jarang dibersihkan.

Cupang yang berukuran 4-5 cm biasanya beresiko tinggi terkena penyakit sisik nanas, yaitu sekitar 50%. Penyakit sisik nanas termasuk penyakit dalam, artinya penyakit itu hanya menyerang organ dalam ikan sehingga tak akan menular ke ikan lain. Tingkat kesembuhan penyakit dropsy ini hanya 20%, artinya 80% diantaranya ikan pasti mati.


Jurus Jitu Menanam Cabai dalam Polybag

Salah satu peternak Cupang di Petukangan, Jakarta Selatan, Enggan Priguna, sudah mencoba sekitar 20 obat-obatan ikan yang dijual di pasaran. Namun, hasilnya nihil. Ia pun akhirnya mencoba dan menemukan obat yang lumayan manjur, yakni menggunakan obat antibakteri untuk ikan Louhan berupa tablet. Dosisnya setengah dari dosis untuk Louhan.

Teknisnya, Enggan memasukkan tablet antibakteri itu dalam seperempat gelas air sambil diaduk hingga obat hancur, tapi tidak sampai larut dalam air. Setelah itu, tuang ke dalam akuarium. Selama pemberian obat tersebut, ikan Cupang tidak diberi pakan. “Jika stamina ikan sebelum terserang bagus, maka ikan bisa sembuh sekitar 10 hari kemudian,” kata Enggan.

Namun meski berpeluang sembuh, tingkat keberhasilannya masih rendah. Dari 10 ikan yang Enggan tangani baru 3 yang berhasil sembuh, sisanya tidak tertolong.

Karenanya, ada baiknya bila peternak mencegah daripada mengobati penyakit ini. Peternak mesti menjaga kebersihan pakan maupun air akuarium. Pakan seperti kutu air atau jentik nyamuk juga mesti steril, caranya dengan merendamnya terlebih dahulu dengan larutan antibiotik. Untuk 500 ml air, berikan 6-7 tetes obat antibiotik cair, kemudian masukkan pakan lalu diamkan selama 3 jam sebelum memberikannya pada ikan. Dengan cara itu, Cupang akan sehat dan terhindar dari penyekit dropsy.

Nah, selamat mempraktekannya yah!

 

 

Cek! Ini Jurus Jitu Membuat Pestisida Nabati dari Bawang Putih

Halaman: 
Penulis : Riana