logo


Menko PMK: Apa yang Ada di FMIPA-UI Sangat Dibutuhkan Pemerintah

Puan Maharani mengatakan Indonesia terus melakukan percepatan kesiapan SDM

16 Januari 2019 15:49 WIB

Menko PMK, Puan Maharani saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Dies Natalis ke-58 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (16/01)
Menko PMK, Puan Maharani saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Dies Natalis ke-58 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (16/01) Kemenko PMK

DEPOK, JITUNEWS.COM - "Membangun Indonesia ke depan membutuhkan SDM yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebab, ke depan tantangan yang dihadapi oleh setiap bangsa-bangsa adalah persaingan global yang berbasiskan pada kemajuan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi,” demikian yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Dies Natalis ke-58 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Indonesia (UI), Depok, Rabu (16/01).

Menurut Menko PMK, Indonesia terus melakukan percepatan kesiapan SDM, yang dapat menjadi penggerak ekonomi, industri, serta birokrasi yang berdaya saing dan modern. Menko PMK juga menyampaikan bahwa saat ini, sarjana di Indonesia baru berkontribusi 11 persen (atau 13 juta orang) dari 121 juta penduduk yang bekerja. Lebih dari 65 persen, adalah lulusan pendidikan menengah ke bawah.

Untuk memperkuat profil angkatan kerja Indonesia, menurut Menko PMK, Pemerintah saat ini telah melakukan beberapa Agenda Strategis, antara lain: Pertama, memperluas penerima Bidikmisi (dari 199,5 ribu mahasiswa pada tahun 2014, menjadi 471,8 ribu mahasiswa pada tahun 2019); Kedua, revitalisasi vokasional; Ketiga, penguatan Riset Nasional (di mana mulai tahun ini, Pemerintah mulai mengalokasikan dana abadi penelitian, sebesar Rp 1 T); Keempat, pengembangan manfaat dana LPDP untuk training-training.


Gaet UI, Pertamina Luncurkan Charging Outlet Tenaga Surya

“Apa yang ada di FMIPA-UI sangat dibutuhkan pemerintah, sebab, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam merupakan basis dalam mengembangkan riset dan inovasi teknologi. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, menjadi fondasi dan sangat penting dalam mengembangkan bidang komputasi, elektronika, kedokteran, iklim dan lingkungan, rekayasa infrastruktur, eksplorasi sumber daya alam, pengembangan teknologi ruang angkasa hingga perilaku manusia,” ungkap Menko PMK.

FMIPA UI, lanjut Menko PMK, juga telah menghasilkan berbagai temuan dan produk teknologi untuk mendukung pembangunan nasional. Contohnya adalah Sistem Informasi Geografis dalam bidang kebumian, teknologi pencarian cadangan migas, nano teknologi, genome study, biodiversity dan aktuaria, dan lain-lain. Selain itu, temuan FMIPA UI juga sudah diaplikasikan dalam bidang kedokteran seperti di RSCM.

Menurut Menko PMK, FMIPA UI memiliki peran dan tanggung jawab yang strategis dalam ikut mempercepat ketersediaan SDM Indonesia yang modern dan berdaya saing. Untuk itu, FMIPA UI perlu mengembangkan berbagai program studi yang diperlukan dalam menyiapkan SDM-SDM Indonesia berpartisipasi dalam pembangunan nasional dan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0 (four point O).

Masuk Tahun Kelima, Kemenko PMK Sebut Revolusi Mental Makin Diperkuat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata