logo


Hujan Deras, Stop Nyeker Saat Naik Motor! Jika Masih Nekat Tanggung Sendiri Resikonya

Sebagian masyarakat Indonesia masih mengandalkan sepeda motor untuk mencapai tempat aktifitasnya.

15 Januari 2019 15:58 WIB

HUJAN
HUJAN TIRTO

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebagian masyarakat Indonesia masih mengandalkan sepeda motor untuk mencapai tempat aktifitasnya.

Saatmusimhujansekalipun, sepedamotormasihtetapsajadigunakankarena meskipun akan membuatpenggunanyaharushujan-hujanan, kendaraan ini lebihmudahdigunakan untuk bermanuversaatsedangmacetataubanjir.

Agar tubuh tidak basah kuyup, kita bisa memakai jas hujan. Namun, kebanyakan jas hujan tidak bisa menutupi sepatu sehingga kebanyakan orang memilih untuk melepas sepatunya.


Yuk! Lihat 7 Foto Keren Jokowi Saat Tunggangi 'Kuda Besi'!

Bagi mereka yang sudah bersiap, mereka tinggal memakai sandal atau sepatu boots pengganti, namun cukup banyak orang yang akhirnya memilih untuk bertelanjang kaki atau nyeker saat naik motor sambil hujan-hujanan. Meskipun terlihat wajar, sebenarnya hal ini cukup berbahaya untuk dilakukan.

Dilansir dari Dokter Sehat (15/01) Marcell Kurniawan yang merupakan pakar lalu lintas menjelaskan, bahwa dengan bertelanjang kaki saat naik motor sambil hujan-hujanan, maka telapak kaki akan mendapatkan beban yang sangat besar untuk menahan beban kendaraan, apalagi saat lalu lintas merayap, berhenti, atau saat harus melewati jalan yang banjir.

Ketahuan Jelas! Ternyata Ini Warna Favorit Jokowi!

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma