logo


Ferdinand Sinyalir Kampanye Terselubung Jokowi dengan Ojol, "Mohon Maaf Saya Akan Uninstall Grab"

"Jika benar cara ini kalian tempuh, MOHON MAAF SAYA AKAN UN INSTAL APP GRAB"

13 Januari 2019 15:30 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada saat Jokowi hadir dalam acara Silaturahmi Nasional Presiden dengan Keluarga Besar Pengemudi Online di Jakarta (12/1), Ferdinand Hutahaean mensinyalir aksi tersebut adalah kampanye terselubung Jokowi.

Mengetaui para pengemudi ojol diduga mendukung Jokowi, membuat Ferdinand mengancam tidak akan menggunakan aplikasi Grab dan Gojek.

Baca Juga: Dibilang Cawapres Bau Tanah, Ma'ruf Amin: Pak Jokowi Juga Tau


Jokowi Blak-Blakkan Kondisi Negara: Sangat Sulit Sekali, Sangat Sulit Sekali!

Neno Sebut Pengawalan TPS Itu Jihad, Warganet Bertanya "Sebenarnya Siapa Guru Agama Neno?"

"Halo @GrabID, apakah benar kalian akan memberikan top-up dan kaos Grab untuk pengemudi Grab yang akan deklarasi dukung Jokowi? Jika benar cara ini kalian tempuh, MOHON MAAF SAYA AKAN UN INSTAL APP GRAB. Mohon pencerahanya apakah benar atau tidak?," jelas Ferdinand dalam cuitannya di Twitter.

Ia mengetahu bahwa tawaran yang menarik diberikan oleh pemilik Grab dan GoJek apabila hadir dalam event tersebut. Menurutnya, cara serangan fajar tersebut perlu dilaporkan kepada Bawaslu.

"Iming-iming top-up Rp400 ribu itu besar, ini menggunakan uang untuk berpolitik alias money politics dengan cara baru. Bawaslu RI harus mengawasi penggunaan uang dalam pemilu ini karena bisa merusak demokrasi," tambahnya yang Jitunews lansir dari akurat.co (12/1).

Jokowi Buat Vlog Ojol, Netizen: Gayamu...

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata