logo


Tim Jokowi Imbau Prabowo-Sandiaga Angkat Bendera Putih

Prabowo-Sandiaga dinilai tidak siap memimpin Indonesia

11 Januari 2019 23:03 WIB

Prabowo dan Sandiaga Uno.
Prabowo dan Sandiaga Uno. Instagram @gerindra

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menurut juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak siap untuk memimpin Indonesia karena sempat mengajukan revisi visi-misi.

"Sudah, angkat bendera putih saja daripada angkat isu nggak jelas. Ini menunjukkan pertempuran bukan selalu pertempuran program. Kenapa kampanye kita bulan Oktober sampai Januari bukan pertempuran program? Lawan kita nggak siap sehingga mereka bawa isu lain, bukan program," kata Arya Sinulingga kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (11/1).

Pengajuan revisi tersebut membuktikan bahwa Prabowo-Sandi tidak memiliki konsep untuk membangun negara.


Ada 333 Alasan Kenapa Harus Pilih Jokowi

"Ini membuktikan (pasangan) 02 nggak siap visi-misi, artinya dia nggak punya konsep besar mengenai bangsa ini. Semakin menunjukkan mereka nggak punya pengalaman memimpin sesuatu yang besar sehingga mengubah visi-misi degan gampang dan menunjukkan dia tak layak maju jadi calon presiden sekalipun karena dengan gampangnya mengubah visi-misi tersebut," ujarnya.

"Seperti yang kami katakan, visi-misi sangat penting bagi seseorang maju untuk pencapresan. Ini persoalan yang kita angkat jelas, mereka galau akan visi-misinya dan nggak siap maju capres," katanya.

 

KPU menolak revisi visi-misi yang dilakukan oleh tim Prabowo. Tim Prabowo lalu mempermasalahkan perubahan foto Jokowi-Ma'ruf di surat suara.

Arya meminta tim Prabowo untuk membedakan antara perubahan foto dengan visi-misi.

"Pihak sana bilang mengubah foto dikasih, dan mengubah visi-misi nggak dikasih. Bayangkan, dia mengubah foto disamakan sama visi-misi," katanya.

"Yang kedua, saya tanya ke teman-teman wartawan, apakah gambar foto substansial atau tidak dibandingkan visi-misi. Apakah memimpin bangsa berhubungan dengan foto-fotoan atau program? Kalau mereka menyamakan foto dengan visi-misi, itu jadi aneh," pungkas Arya.

Kritik Jokowi, Amien Rais: Very, Very, Very Wrong

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata