logo


Pemerintah Berencana Atur Ojek Online, Begini Reaksi Grab

Pemerintah akan mengeluarkan aturan untuk ojek online (ojol) pada Maret 2019. Aturan itu mengatur beberapa poin penting yakni tarif, suspend, dan keselamatan.

11 Januari 2019 11:41 WIB

OJEK ONLINE
OJEK ONLINE INSTAGRAM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah akan mengeluarkan aturan untuk ojek online (ojol) pada Maret 2019. Aturan itu mengatur beberapa poin penting yakni tarif, suspend, dan keselamatan.

Grab, sebagai salah satu operator ojek online menanggapi langkah pemerintah tersebut.

"Grab Indonesia menyambut inisiatif pemerintah yang ingin meregulasi ojek online. Kami mendapat kabar bahwa peraturan ini akan mengatur sejumlah poin, namun Grab belum mengetahui pasti bentuk produk hukum yang sedang dirancang," kata Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno yang dikutip dari detikFinance (11/1/2019).


Gara-Gara Ketemu Ojol, Menteri Perhubungan Terancam Dilaporkan ke Bawaslu

Menurut Grab, yang terpenting dalam aturan ini ialah mengatur standar pelayanan minimum keamanan dan keselamatan berkendara. Sehingga, dapat menekan angka kecelakaan.

"Contohnya kewajiban penggunaan reflektor pada jaket pengemudi untuk meningkatkan visibilitas saat berkendara di malam hari dan pemanfaatan 'telematics' (teknologi untuk triangulasi yang mencatat lokasi, arah, dan kecepatan dari pengendara) untuk menekan peluang terjadinya insiden kecelakaan saat berkendara," paparnya.

Sandi Janjikan Pengemudi Ojek Online Punya Rumah, Tak Perlu Kontrak Lagi, Netizen: Taubat Woy Taubat!

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma