logo


Rumah Pimpinan KPK Diteror, Jokowi: Kejar dan Cari Pelaku

Jokowi yakin dengan adanya teror ini tidak akan menghilangkan semangat KPK untuk memberantas korupsi

10 Januari 2019 11:40 WIB

Presiden Joko Widodo di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, Selasa (9/1)
Presiden Joko Widodo di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, Selasa (9/1) setkab

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rumah dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarif mendapat teror. Di pagar rumah Agus terdapat tas berisi benda diduga bom pipa paralon, sedangkan rumah Laode dilempar dua bom molotov.

Presiden Joko Widodo memerintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut teror rumah Agus dan Laode. Jokowi meminta pihak kepolisian mengejar pelaku teror.

"Kemarin sudah saya perintahkan langsung ke Kapolri untuk menindak dan menyelesaikan ini dengan tuntas karena menyangkut intimaidasi kepada para penegak hukum kita. Saya kira tidak ada toleransi untuk itu, kejar dan cari pelakunya," kata Jokowi di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (10/1).


Dilaporkan ke Polisi, PSI: Kami Tidak Akan Pergi Umrah Terus Tidak Pulang-pulang

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku telah memerintah agar keamanan penyidik dan komisioner dijaga.

Jokowi yakin dengan adanya teror ini tidak akan menghilangkan semangat KPK untuk memberantas korupsi.

"Tapi kalau masih ada kejadian, ya cari agar semua jadi jelas dan gamblang siapa pelakunya. Tapi saya yakini pemberantas korupsi tidak kendor atas teror-teror seperti ini," ucap Jokowi.

Tim Jokowi Sebut Sudirman Said Rabun Kenyataan Karena Politik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata