logo


Tak Hanya Kaki dan Tangan, Kepala Juga Bisa Kesemutan Lho, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius!

Daerah yang kekurangan darah akibat stres, kepala pun bisa jadi kesemutan

9 Januari 2019 17:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kamu pernah mengalami kepala kesemutan? Jika pernah, kalian harus waspada. Hal ini dikarenakan bisa jadi tanda penyakit lho. Simak penjelasannya berikut ini.

Sinusitis dapat membuat sinus membengkak dan meradang. Pembesaran sinus dapat menekan saraf di sekitarnya, sehingga menimbulkan sensasi kesemutan di kepala.

Baca Juga: Jokowi Jenguk Ustadz Arifin Ilham, Netizen Jadi Ingat Kisah Rasullulah


Kamu Sering Mengalami Lidah Tergigit? Awas, Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Jokowi Jenguk Ustadz Arifin Ilham, Netizen Tanyakan Keberedaan Prabowo, "Gak Berani ke RSCM"

Migrain yang menyebabkan rasa sakit yang berdenyut di dua sisi kepala ataupun satu sisi saja. Aliran darah dan tekanan di kepala yang tidak normal dapat menyebabkan kesemutan bahkan sampai ke wajah.

Saat pikiran stres, tubuh pun bisa menghasilkan reaksi kesemutan di kepala. Hormon stres norepinefrin mengarahkan darah ke area tubuh yang paling membutuhkan dan sering kali bagian tersebut bukanlah kepala. Sehingga daerah yang kekurangan darah akibat stres, kepala pun bisa jadi kesemutan.

Diabetes yang sudah menyerang dan merusak saraf, kondisi kesemutan di kepala dipastikan akan muncul. Bahkan penyakit kronis lainnya ditandai dengan kesemutan di kepala, yaitu hepatitis C, HIV, dan Lyme disease, seperti yang Jitunews kutip dari klikdokter.com (8/1).

Sandi Makan Siang Bersama Para Artis, Netizen: Ini Mah Artis Radikal Semua

Lebih lanjut, penyakit hipertensi, gangguan tiroid, stroke, kekurangan vitamin B-12, kekurangan cairan, dan kanker otak juga memunculkan kesemutan pada area kepala.

 

Mencuci Piring Bisa Redakan Stres? Ini Alasannya

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata