logo


Catat! Ini Sederet Capaian Kinerja Minerba 2018

Dari bidang hukum, sambung Bambang, subsektor mineral dan batubara telah melakukan upaya untuk menyederhanakan regulasi

9 Januari 2019 13:53 WIB

Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono
Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono Jitunews/Khairul Anwar

Divestasi Freeport

Pada akhir tahun 2018, Subsektor Minerba terjadi pencapaian yang besar dengan beralihnya mayoritas saham PT Freeport Indonesia kepada PT INALUM. Resminya pengalihan saham tersebut ditandai dengan proses pembayaran dan terbitnya Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK-OP) sebagai pengganti Kontrak Karya (KK) PTFI yang telah berjalan sejak tahun 1967 dan diperbaharui di tahun 1991 dengan masa berlaku hingga 2021.

Terkait dengan pengalihan saham, PT INALUM telah membayar US$ 3,85 miliar kepada Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, untuk membeli sebagian saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PTFI sehingga kepemilikan PT INALUM meningkat dari 9,36% menjadi 51,23%.


BPH Migas Sebut Kuota Premium 2019 Tak Ditambah, Alasannya…

Kepemilikan 51,23% tersebut nantinya akan terdiri dari 41,23% untuk PT INALUM dan 10% untuk Pemerintah Daerah Papua. Saham Pemerintah Daerah Papua akan dikelola oleh perusahaan khusus PT Indonesia Papua Metal dan Mineral (IPPM) yang 60% sahamnya akan dimiliki oleh PT INALUM dan 40% oleh BUMD Papua.

Dari berhasilnya divestasi PTFI ini, akan menghasilkan beberapa dampak positif, antara lain kelangsungan operasi PTFI dan aktivitas ekonomi Papua; Pendapatan negara meningkat; Terciptanya multiplier effect yang bersumber dari pembangunan smelter dan TKDN; dan Transfer teknologi pertambangan.

Sampah di Tangsel 'Sangat Genting', Airin Kebut Pembangunan PLTSa

Halaman: 
Penulis : Riana