logo


Catat! Ini Sederet Capaian Kinerja Minerba 2018

Dari bidang hukum, sambung Bambang, subsektor mineral dan batubara telah melakukan upaya untuk menyederhanakan regulasi

9 Januari 2019 13:53 WIB

Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono
Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono Jitunews/Khairul Anwar

Realisasi Anggaran dan Penerimaan Negara Bukan Pajak Minerba

Pada tahun 2018, pagu anggaran Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara sebesar Rp. 364,52 M dengan penyerapan anggaran sebesar 90,54% atau Rp. 330,05 M. Untuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2018 Subsektor Minerba mencapai Rp. 50,01 triliun, melebihi target yang dicanangkan dalam tahun 2018 yakni sebesar Rp. 32.1 triliun. Dengan rincian Rp. 0,5 triliun dari Iuran Tetap, Rp. 29,8 triliun dari Royalti, Rp. 19,3 triliun dari Penjualan Hasil Tambang, dan Rp. 0,4 triliun dari Pendapatan Jasa Tenaga Kerja, Pekerjaan dan Informasi. Pencapaian tersebut sekaligus melampaui penerimaan pada tahun 2017 yang sebesar Rp. 40,6 triliun, dan tahun 2016 dan 2015 yang hanya berada pada angka Rp. 27.2 triliun dan Rp 29.6 triliun.

Reklamasi Lahan Bekas Tambang dan Program Pemberdayaan Masyarakat


BPH Migas Sebut Kuota Premium 2019 Tak Ditambah, Alasannya…

Perusahaan pertambangan mineral dan batubara, wajib untuk melakukan reklamasi lahan bekas tambang dan menganggarkan dana untuk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah sekitar tambang. Prognosis sampai dengan Desember 2018, luas reklamasi lahan bekas tambang mineral dan batubara telah mencapai 6.950 hektar, melebihi rencana awal tahun sebesar 6.900 hektar.

Target dana Program Pemberdayaan Masyarakat pada tahun 2018 sebesar Rp. 1.878 miliar, dengan prognosis sampai dengan bulan Desember 2018 sebesar Rp. 2.055 miliar, dengan rincian dana yang berasal dari PPM perusahaan mineral sebesar Rp. 1.606 miliar dan dari perusahaan batubara sebesar Rp. 449 miliar.

Sampah di Tangsel 'Sangat Genting', Airin Kebut Pembangunan PLTSa

Halaman: 
Penulis : Riana