logo


Pertamina Bantu Penyandang Disabilitas Tekuni Kerajinan Batik Sriekandi Patra

Sentra batik yang dinamakan Workshop Sriekandi Patra, berdiri pada April 2018, diberi bantuan senilai Rp150 juta.

9 Januari 2019 08:56 WIB

Pertamina Bantu Penyandang Disabilitas Tekuni Kerajinan Batik Sriekandi Patra
Pertamina Bantu Penyandang Disabilitas Tekuni Kerajinan Batik Sriekandi Patra ist

BOYOLALI, JITUNEWS.COM - Program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Boyolali, PT Pertamina (Persero) menyasar Terminal BBM Boyolali, membantu penyandang disabilitas menekuni kerajinan batik.

Sentra batik yang dinamakan Workshop Sriekandi Patra, berdiri pada April 2018, diberi bantuan senilai Rp150 juta. Tujuannya sebagai inkubasi bisnis, pusat edukasi difabel sekaligus pusat pembelajaran batik bagi masyarakat.

Ditemui di sela syukuran bersama pemain IBL Pertamax All Star, Operation Head Terminal BBM Boyolali, Abdul Wahid Nayu, mengatakan, program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus membuktikan kepada stakeholder bahwa Terminal BBM Boyolali berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah operasionalnya.


Realisasi Investasi Tak Penuhi Target, Begini Dalih Dirjen EBTKE

"Berkat program CSR yang kami implementasikan, pada tahun 2018 kami diberikan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal tersebut membuktikan bahwa TBBM Boyolali telah memenuhi persyaratan sebagai unit bisnis yang patuh pada kepedulian lingkungan dan kehandalan operasionalnya," ujar Nayu.

Saat ini, Workshop Sriekandi Patra telah membina lima orang difabel dan empat orang relawan.

"Ke depan, kami berharap bahwa workshop ini dapat berkembang dan ter-replikasi ke tingkat kabupaten serta terwujudnya satu model desa inklusi," tukas Nayu.

Kemudian, Pjs Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region IV Jawa Tengah-DIY, Arya Yusa Dwicandra, mengatakan, proper untuk kategori Emas merupakan Peringkat tertinggi bagi Perusahaan yang dinilai telah berhasil meningkatkan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan melakukan upaya-upaya pengembangan masyarakat secara berkesinambungan.

"Acara syukuran sekaligus kunjungan para pemain IBL Pertamax all star pada hari ini diharapkan dapat menjadi salah satu pemacu semangat para difabel dan masyarakat sekitar untuk terus menjadikan program CSR ini berkembang ke depannya," tutup Arya.

Program B30 Diusulkan Disetop, Begini Respon KESDM

Halaman: 
Penulis : Riana