logo


Program B30 Diusulkan Disetop, Begini Respon KESDM

Saran tersebut diterima setelah program B20 yang sudah dijalankan dinilai tidak maksimal.

9 Januari 2019 08:47 WIB

Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana.
Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, mengatakan, pihaknya disarankan berbagai pihak untuk tidak melanjutkan program B30 buat transportasi darat.

Adapun, kata Rida, saran tersebut diterima setelah program B20 yang sudah dijalankan dinilai tidak maksimal.

"Ada masukan yang disampaikan ke kami dan sedang kita kaji bahwa untuk transportasi darat berhenti di B20, tetapi lebih mengusulkan kalau mau dorong sawit untuk bahan bakar transportasi didorong melalui green fuel," kata Rida, di kantornya, Selasa (8/1).


Kejar Target Rasio Elektrifikasi, 98.481 LTSHE Bakal Dibagikan Tahun Ini

Rida menuturkan, green fuel memiliki sifat yang lebih stabil karena proses mencampurnya langsung di kilang. Meski begitu, menurut Rida, saat ini masih ada beberapa poin yang perlu dibahas secara detil tentang green fuel tersebut.

Yakni pertama, konsistensi ketersediaan katalis untuk pencampuran bahan bakar nabati (BBN) dan bahan bakar fosil. Dikutip dari Republika.co.id, kata Rida, hal ini menjadi penting karena katalis tersebutlah yang menjadi bahan utama dalam memproduksi green fuel.

“Kedua, persoalan kilang. Untuk membuat kilang baru Pertamina membutuhkan dana yang tidak sedikit. Saat ini kita masih berorientasi memanfaatkan kilang yang sudah ada, atau melakukan modifikasi dan opsi membuat kilang baru. Dan, ketiga keekonomiannya, penggunaan bio ini sedikit mengurangi ketergantungan impor, tetepi tetep melihat keekonomian, sekarang lagi turun (ICP) CPO juga begitu mungkin feb akan naik. Termasuk konversai PLTD mengunakan CPO, kalau akan diteruskan sementara kondisinya akan misalkan bionya lebih mahal dari crudenya, maka insentfi apa yang dierikan dari pemerintah," jelas Rida.

Lebih jauh, Rida menegaskan, program B30 masih akan tetap dijalankan sembari Pemerintah melakukan kajian. Pasalnya, B30 pada Maret mendatang sudah akan mulai melakukan road test.

"Ini nunggu kajian terlebih dahulu. Sementara B30 sudah kita siapkan dan testnya rencana Maret 2019. Selama perubahan kebijakan belum ada, dan green fuel masih dibahas, maka program tetap jalankan. Test B30 jalankan disamping itu green fuel juga terus dikembangkan," pungkas Rida, dikutip dari liputan6.com.

Realisasi Investasi Tak Penuhi Target, Begini Dalih Dirjen EBTKE

Halaman: 
Penulis : Riana