logo


Ekspetasi Jonan, di 2021 Kontribusi Pertamina Bisa 60 Persen

Adapun saat ini, kata Jonan, kontribusi Pertamina baru 23 persen.

8 Januari 2019 14:56 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri)
Menteri ESDM, Ignasius Jonan (kanan), bersama Plt Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati (kiri) Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri ESDM, Ignasius Jonan, mengungkapkan, pada 2021 mendatang, PT Pertamina (Persero) akan berkontribusi pada produksi minyak nasional sampai 60 persen dari total produksi nasional. Adapun saat ini, kata Jonan, kontribusi Pertamina baru 23 persen.

Jonan menjelaskan pada 2021 mendatang produksi Pertamina akan bertambah pesat seiring dengan mulai beroperasinya Blok Rokan.

"Di 2021 nanti, kami ekspektasikan bahwa kontribusi produksi minyak Pertamina bisa meningkat 60 persen, termasuk Rokan di 2021 besok. Produksi minyak dikelola oleh perusahaan dalam negeri termasuk Medco hampir 70 persen," jelas Jonan, di Jakarta, belum lama ini.


Jonan Minta Pos Pengamatan Gunungapi Bromo Dipindah, Alasannya?

Kemudian, Jonan mengatakan, Pemerintah menargetkan lifting migas tahun 2 juta barel setara minyak per hari di tahun 2018, sedangkan realisasinya 1,917 juta barel per hari atau 96 persen. Kraenanya, Jonan meminta agar SKK Migas mendorong lifting migas.

"Lifting saya sudah minta di SKK Migas, karena lifting ini penting sekali, bisa produksi nggak lifting nggak jadi uang. Capaian rata-rata lifting migas tahun 2018 96 persen dari target APBN. Jadi 1,9 juta barel setara minyak," kata dia.

Pakai Gas, Cara Jitu PLN Pangkas Ongkos Produksi

Halaman: 
Penulis : Riana