logo


Pengusaha ke Jokowi: Proyek yang Menarik Diambil BUMN dan yang Tidak Menarik Diberikan ke Swasta!

Pihak swasta dan para pengusaha menuntut pemerintah untuk adil.

8 Januari 2019 03:19 WIB

Jokowi
Jokowi Instagram @sekretariat.kabinet

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bank Dunia sempat mengkritik pemerintahan Jokowi yang terlalu banyak melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam proyek infrastruktur.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani pun menegaskan bahwa keterlibatan BUMN di proyek infrastruktur sudah terlalu dominan.

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Bahas Panelis Debat, "Kita Tidak Ragukan Sama Sekali Mas Bambang Widjojanto!"


Blak-blakan Dirjen Daglu Soal Kinerja Neraca Perdagangan Indonesia

"Memang benar apa yang dikatakan Bank Dunia bahwa selama ini dominasinya di BUMN. Dulu alasannya adalah proyek-proyek yang diberikan ke swasta harus punya feasibility tinggi. Kalau tidak, diberikan ke BUMN," tegas Shinta dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (7/12).

Shinta sendiri mengaku bahwa saat ini sebenarnya banyak perusahaan swasta yang mampu dan siap bermitra dengan BUMN.

"Yang kami ajukan ke Presiden ini adalah sinergi. Swasta ini harus diberikan kesempatan. Karena bagaimanapun juga, harus diberikan kesempatan. Tapi tetap, harus dilihat juga dari aspek komersialnya. Ada win-win," jelasnya.

Jokowi Unggah Postingan di Instagram 'Kerja, Kerja, Kerja!", Netizen: Mau Kerja Apa Pak? Lowongan Kerja Diambil Orang Asing

Halaman: 
Penulis : De Sukmono