logo


Jika Mengalami Gejala Ini saat Kencing, Artinya Kamu Terkena Diabetes!

Kenali gejala diabetes sebelum terlambat!

7 Januari 2019 04:10 WIB

Ilustrasi pria kencing berdiri
Ilustrasi pria kencing berdiri Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penderita diabetes umumnya terdiagnosis setelah bertahun-tahun tanpa disadari.

Bisa juga sebenarnya seseorang sudah merasakan gejala namun diabaikan karena dianggap bukan pertanda penyakit serius.

Tidak heran ketika terdiganosis, penderita diabetes sudah mengalami komplikasi yang artinya dia tidak menyadari gejala diabetes selama bertahun-tahun.


Jangan Sembarangan! Ini Akibatnya Jika Kamu Sering Memakai Kosmetik Palsu

Mengenali gejala diabetes sekecil apapun sangat penting agar diabetes bisa dikelola sedini mungkin.

Ada banyak sekali gejala diabetes yang bisa diwaspadai.

Tiga gejala klasik diabetes adalah banyak minum, banyak kencing, dan turun berat badan.

Baca Juga: 5 Cara Sederhana yang Akan Mengubah Hidupmu Jauh Lebih Bahagia dari Sekarang

Tetapi di luar gejala klasik tadi, ada beberapa gejala yang kerap tidak disadari, salah satunya dari perubahan urine.

Dilansir dari situs guesehat.com, Selasa, (1/1), berikut ulasannya:

Perubahan pada bau urine

Diabetes tipe 2 terjadi ketika gula tidak dapat diserap oleh sel, karena produksi insulin yang sangat berkurang.

Baca Juga: 4 Penderita Penyakit Ini Jangan Minum Air Kelapa!

Akibatnya gula yang beredar di dalam darah menjadi tinggi. Gula darah yang tinggi membawa konsekuensi antara lain frekuensi kencing yang meningkat.

Gula darah yang tidak bisa dimetabolisme oleh sel tersebut akan ikut terbuang melalui urine.

Selain sering kencing, penderita diabetes akan memiliki urine dengan bau keton.

Baca Juga: Bos Huawei Marah Besar Kepada Karyawannya Karena Melakukan Hal Ini saat Tahun Baru

Keton adalah produk yang dihasilkan dari pembakaran lemak dan otot. Tubuh terpaksa memecah lemak dan otot menjadi energi karena sel tidak mendapatkan gula untuk diolah menjadi energi.

Keton atau sisa metabolisme ini akan dikeluarkan bersama urine.

*Selengkapnya baca di halaman 2

Ini Bahayanya Menggertakan Punggung Terlalu Sering

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu