logo


Andi Arief: Perlakuan Pengerudukan Harus Diterima Para Pemfitnah Saya, Sudah Saya Catat Alamat Rumahnya

"Kalau saya bisa digeruduk, perlakuan sama harus diterima para pemfitnah saya"

6 Januari 2019 14:38 WIB

Mantan staf khusus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief.
Mantan staf khusus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief kembali bereaksi terkait sejumlah anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Andi mengaku akan menggeruduk rumahnya.

"Besok, saya akan laporkan ke Bareskrim para pemfitnah; Arya Sinulinga anah buah Hari Tanoe, Hasto Sekjen PDIP, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI dan tim TKN," tulis Andi Arief di Twitternya (6/1).

Baca Juga: Kepolisian Sebut Artis yang Terlibat Prostitusi Online Adalah Korban, Warganet Gak Setuju


PSI Beri "Kebohongan Award" ke Prabowo, Sandi, dan Andi Arief, Netizen: Kok Pak Jokowi Gak Dapet?

Gara-Gara Ini, Walikota Surabaya Tri Rismaharini Digugat Warganya, "Sudah Lebih dari 10 Tahun Seperti Ini"

Lebih lanjut, ia telah mencata alamat rumah mereka dan akan menjemputnya. Setelah itu akan menyerahkan mereka ke pihak kepolisian.

"Kalau saya bisa digeruduk, perlakuan sama harus diterima para pemfitnah saya. Itu namanya keadilan. Saya sudah mencatat alamat seluruh rumah pemfitnah saya. Saya mohon izin Pak Polisi, saya akan geruduk baik-baik dan menyerahkan ke polisi," lanjut Andi.

"Dalam kasus fitnah pada saya, draw saja saya tidak mau. Semua harus tahu batas, batas marah dan batas kebaikan. Anda bisa marah, orang lain juga demikian," cetusnya.

Rumah Andi Arief yang Ngaku Digerebek Ternyata Sudah Terjual Tahun 2014, Netizen Bilang "Sandiwara Apa Lagi Ini?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata