logo


Faizal Assegaf Nilai Ada Dendam Kekalahan pada Pilpres 2014, Warganet Malah Sebut 3 Dendam Prabowo

"Pemicunya dendam politik, dendam yang membara akibat kekalahan pada Pilpres 2014"

2 Januari 2019 20:01 WIB

Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Faizal Assegaf menilai memasuki tahun politik 2019, suasana semakin panas. Hal ini lantaran dipicu oleh dendam kekalahan yang dialami Prabowo Subianto pada Pilpres 2014.

"Baru memasuki 1 Januari 2019, suhu politik langsung mendidih di medsos. Pemicunya dendam politik, dendam yang membara akibat kekalahan pada Pilpres 2014," sebut Faizal yang merupakan Ketua Progres 98.

Baca Juga: PA 212 Menduga Uji Baca Al-Quran Settingan Kubu Petahana


PKS: #2019GantiPresiden Bukan Sekadar Hashtag…

Prabowo Ingin Contoh Rusia, Netizen: Besok Contoh Jepang, Tiongkok, Timur Tengah dan Kembali ke Zaman Orba

Lebih lanjut ia mengatakan tidak elok jika dendam kekalahan Prabowo-Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 tetap berlanjut pada kontestasi Pilpres yang diharapkan dapat berjalan dengan baik, seperti yang Jitunews kutip dari akurat.co (1/1).

Hal ini juga mendapat tanggapan dari warganet. Seperti yang tertera pada artikel "Faizal Assegaf: Ada Dendam Politik yang Membara Akibat Kekalahan pada Pilpres 2014" di Babe (1/1).

Pancitra Somad, "Paling tidak Wowo punya tiga dendam, 1) Dendam pada perempuan setelah cerai membuatnya tidak kawin lagi; 2) Dendam pada para jenderal yang memecatnya sebagai anggota TNI; 3) Dendam pada Jokowi yang mengalahkannya pada Pilpres 2014."

Memiliki Kesamaan, Politisi Ini Sarankan SBY dan Prabowo Buat Grup Arisan "Petak Umpet"

Star Na, "Makanya model kampanyenya kok ngawur seperti itu. Selalu ngangkat isu-isu agama sebagai alat."

Fauzi Mashuri, "Asal bunyi ada dendam, janganlah melontarkan pernyataan yang bisa membuat keruh. Membuat suasana panas tidak baik, coba pikir dulu sebelum ngomong karena ini tahun politik."

#2019GantiPresiden Sudah Layu Sebelum Berkembang

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata