logo


PKS: #2019GantiPresiden Bukan Sekadar Hashtag…

Hidayat mengatakan, gerakan tagar #2019GantiPresiden semakin terasa di tahun 2019.

2 Januari 2019 19:26 WIB

Pedagang menjual kaus bertuliskan #2019GantiPresiden.
Pedagang menjual kaus bertuliskan #2019GantiPresiden. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Dewan Syuro DPP PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW), mengatakan, gerakan tagar #2019GantiPresiden semakin terasa di tahun 2019.

Menurutnya, antusiasme itu tampak nyata saat pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, menyambangi sejumlah wilayah di Indonesia.

"Yang terjadi di lapangan, kehadiran masyarakat menyambut Pak Prabowo-Sandi juga amat sangat heroik dan selalu membludak," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (2/1).


Prabowo Ingin Contoh Rusia, Netizen: Besok Contoh Jepang, Tiongkok, Timur Tengah dan Kembali ke Zaman Orba

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR RI ini menjelaskan bahwa #2019GantiPresiden bukan hanya jargon belaka, melainkan gerakan nyata yang dari para pendukung Prabowo-Sandi.

"#2019GantiPresiden bukan sekadar hashtag. Semua larut dalam gerakan nyata, ada yang sebagai timses atau gerakan masyarakat untuk dalam tanda kutip karena hanya ada 2 calon, maka otomatis mendukung pak Prabowo-Sandi," tuturnya.

Hidayat menambahkan bahwa pernyataanya tersebut juga didasari dari beredarnya sebuah video deklarasi yang menampilkan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, memimpin deklarasi 2019 Ganti Presiden dari Jabal Rahmah, di padang Arafah, Provinsi Mekah, bersama warga Indonesia yang bermukim di sana. Video deklarasi itu beredar di media sosial.

“Video berdurasi 0:49 detik itu diunggah salah satunya oleh pemilik akun Twitter @pas_rn pada Selasa (1/1) kemarin. Video tersebut menggambarkan Habib Rizieq yang tengah duduk di tengah di antara sejumlah orang yang ikut deklarasi,” pungkasnya.

PA 212 Menduga Uji Baca Al-Quran Settingan Kubu Petahana

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana