logo


PA 212 Menduga Uji Baca Al-Quran Settingan Kubu Petahana

"Ini diduga sudah dikondisikan dan disetting oleh yang punya kepentingan"

2 Januari 2019 18:03 WIB

Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin
Humas Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin Antara/Sigid Kurniawan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin juga angkat bicara mengenai uji baca Al-Quran yang dilayangkan kepada para capres di Pilpres 2019. Menurutnya, hal tersebut merupakan settingan kubu petahana.

"Ini diduga sudah dikondisikan dan disetting oleh yang punya kepentingan. Karena 120 hari kedepan pihak petahan diduga sudah mengkondisikan menyerang lawan politiknya dengan isu agama dengan cara mencari kelemahan capres dan cawapres lawan. Saya rasa ssudah tidak sehat walau sepertinya tujuannya baik," jelas Novel yang Jitunews kutip dari netralnews.com (1/1).

Baca Juga: Prabowo Ingin Contoh Rusia, Netizen: Besok Contoh Jepang, Tiongkok, Timur Tengah dan Kembali ke Zaman Orba


Anies Ucapkan Selamat Natal di Mimbar Gereja, Warganet: Mana FPI, Mana PA 212 dan Kroninya?

Memiliki Kesamaan, Politisi Ini Sarankan SBY dan Prabowo Buat Grup Arisan "Petak Umpet"

Meskipu demikian, Novel mengaku tidak masaalah jika ada tes baca Al-Quran bagi capres dan cawapres dengan catatan harus lebih dulu dibuat aturan atas kesepakatan bersama dan buka usulan tiba-tiba.

Pasalnya, selama ini tidak ada aturan dari penyelenggara pemilu yang mensyaratkan capres-cawapres harus bisa baca Al-Quran. Bahkan Novel menyinggung dalam rukun Islam dan rukun Iman juga tidak ada persyaratan tes baca Al-Quran bagi yang ingin memeluk agama Islam.

Tetapi, menurut Novel tujuan tes baca Al-Quran sah-sah saja dilakukan karena umat Islam wajib mempelajari ilmu agama Islam termasuk baca Al-Quran.

Menolak Uji Baca Al-Quran, PA 212 Sebut Tingkat Keislaman Capres di Bawah Rata-Rata

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata