logo


Kaleidoskop KESDM 2018 (1): Mahakam Kembali ke Pangkuan…

Penyederhanaan regulasi besar-besaran dilakukan di awal tahun 2018, salah satunya dilakukan untuk menggenjot laju investasi

2 Januari 2019 10:13 WIB

Kaleidoskop KESDM 2018
Kaleidoskop KESDM 2018 Dok. KESDM

MARET

5 Maret - 90 regulasi kembali disederhanakan: 18 regulasi dari migas, 20 regulasi ketenagalistrikan, 32 pada minerba, 5 regulasi EBTKE, 12 aturan pelaksanaan pada SKK Migas dan 3 regulasi pada BPH Migas. Sementara dari 96 sertifikasi/rekomendasi/perizinan yang dicabut adalah 23 datang dari migas, 64 dari minerba dan 9 dari EBTKE

8 Maret - Menteri ESDM meresmikan proyek Excess Power Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) "Tanjung Bara" (3 x 18) MW milik PT. Kaltim Prima Coal (KPC) di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.


Akhir Tahun 2018, BBM Satu Harga Jangkau 131 Titik

14 Maret - Ditandatanganinya 6 Amandemen Kontrak Karya. Maka, total Kontrak Karya yang telah diamandemen hingga saat ini adalah 28 Kontrak Karya dengan potensi penerimaan negara sebesar USD 20 juta per tahun.

23 Maret - Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ditjen Migas dengan 16 Pemerintah Kabupaten/Kota tentang Penyediaan dan Pendistribusian Gas Bumi Melalui Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk Rumah Tangga Tahun Anggaran 2018.

26 Maret - penandatanganan Agreement bidang Mitigasi Bahaya Geologi dan Peningkatan Kapasitas Indonesia guna menggalakkan kegiatan bersama yang bersifat ilmiah dan teknis di bidang sistem pemantauan gunung berapi, pelatihan, dan mitigasi bahaya geologi di Indonesia

Pada bulan Maret juga disahkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk periode 2018 - 2027. Porsi EBT pembangkitan tenaga listrik pada tahun 2025 mencapai 23% atau lebih tinggi daripada porsi EBT pada RUPTL PLN 2017-2026 sebesar 22,6%.

Secara rinci porsi bauran energi pembangkitan tenaga listrik pada tahun 2025 yaitu EBT (23%) Batubara (54,4%) Gas (22%) dan BBM (0,4%). Penggunaan BBM untuk pembangkit listrik dibatasi hanya untuk daerah perdesaan dan kawasan Terdepan, Tertinggal, dan Terluar (3T).

Realisasi Anggaran ESDM di Atas 87%,Tertinggi di 10 Tahun Terakhir

Halaman: 
Penulis : Riana