logo


OTT Pejabat PUPR, Gerindra: Semakin Menyulitkan Kubu Jokowi-Ma'ruf

Habiburokhman menyebut OTT pejabat Kementerian PUPR adalah bukti kegagalan implementasi Nawacita

29 Desember 2018 13:59 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyebut OTT pejabat Kementerian PUPR adalah bukti kegagalan implementasi Nawacita. Apalagi, sebelumnya KPK melakukan OTT di lingkungan Kemenpora.

"OTT KPK semalam tampaknya semakin membuktikan bahwa implementasi Nawacita telah gagal, terlebih beberapa saat sebelumnya KPK juga melakukan OTT terhadap pejabat Kemenpora," ujar Habiburokhman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/12).

Habiburokhman mengatakan, wajah reformasi sistem dan penegak hukum belum bebas dari korupsi. Berdasarkan data yang didapat, di lingkungan lembaga pemasyarakatan di bawah Kemenkum HAM masih ada korupsi.


Tim Jokowi ke Habiburokhman: Jangan Memercik Air di Dulang, Terciprat Muka Sendiri

"Bahkan kita mencatat, di lingkungan lembaga pemasyarakatan yang berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM juga terjadi kasus korupsi dan pelakunya terkena OTT KPK," sebutnya.

Menurut jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini, isu korupsi akan menyulitkan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam debat pilpres pertama nanti.

Prabowo-Sandiaga Terapkan Format Kampanye Lima Dua, Apa Itu?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata