logo


Wajib Baca! Ini Waktu Tempuh Gelombang Tsunami Sampai Daratan Saat Anak Krakatau Erupsi

Salah satu wilayah yang tercepat terimbas tsunami adalah....

28 Desember 2018 16:01 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau suar.id

BANTEN, JITUNEWS.COM - Aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga saat ini masih terus dipantau. Hal ini dikarenakan Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas yang cukup besar. BMKG pun secara masih menyampaikan informasi ke masyarakat terkait perkembangan Anak Krakatau.

Informasi ini sangat berguna bagi masyarakat untuk memprediksi kemungkinan terburuk tsunami akibat terjadinya erupsi Anak Krakatau.

Baca Juga: Habib Bahar Ngaku Sakit Maag dan Minta Penangguhan, Polisi: Kata Dokter Sehat-Sehat Saja


Taman Nasional Ujung Kulon Juga Kena Tsunami, Gimana Nasib Badak Jawa?

Prabowo Menitikkan Air Mata Saat Kunjungi Makam Sahabatnya, Netizen: Lagi Ngelap Keringat Dibilang Air Mata

Kepala Pusat Infromasi Gempa dan Peringatan Tsunami BMKG, Daryono mengunggah dalam akun instagram pribadinya mengenai penjalaran gelombang tsunami yang menerjang Selat Sunda akibat erupsi Anak Krakatau.

Seperti yang Jitunews kutip dari brillio.net (28/12), Daryono juga membagikan time travel atau waktu tempuh gelombang tsunami di wilayah pesisir Selat Sunda seandainya Anak Krakatau kembali erupsi.

"Tsunami Travel Time utk epic di G. Anak Krakatau, diperlukan waktu 20 menit untuk tiba di Kabupaten Tanggamus, 30 menit untuk pesisir barat Banten," tulis Daryono.

Penyebar Video Ma'ruf Amin Jadi Sinterklas, Seorang Guru Ngaji, Netizen: Jangan-Jangan Dia Alumni....

Dari penjelasan Daryono, salah satu wilayah yang tercepat terimbas tsunami adalah Kabupaten Tanggamus dengan waktu tempuh hanya 20 menit, kemudian pesisir barat Banten yang waktu tempuh gelombang hingga daratan sekitar 30 menit.

Hal ini bisa membuat masyarakat semakin waspada terkait kemungkinan terburuk tsunami yang menerjang jika Anak Krakatau mengalami erupsi.

Ada Aktivitas Seismik di Gunung Anak Krakatau, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata