logo


Taman Nasional Ujung Kulon Juga Kena Tsunami, Gimana Nasib Badak Jawa?

"Berada di daerah yang sebagian besar rawan, sebaiknya segera disiapkan habitat kedua"

28 Desember 2018 11:11 WIB

Taman Nasional Ujung Kulon
Taman Nasional Ujung Kulon Wacana Nusantara

UJUNG KULON, JITUNEWS.COM - Tsunami yang menerjang Selat Sunda, Sabtu (22/12) lalu, juga menghantam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Lalu, bagaimana nasib Badak Jawa yang ada di TNUK?

Seperti yang kita ketahui, Badak Jawa merupakan salah satu satwa yang dilindungi karena populasi badak jenis ini hampir punah. TNUK sendiri memiliki Badak Jawa sebanyak 68.

Baca Juga: Dosen UGM Surati Jokowi, "Kepala BMKG Selalu Mengkambingitamkan"


Terjadi Pungli Jutaan Rupiah Korban Tsunami Selat Sunda, Bupati Serang: Sedang Dipanggil ke Pendopo

Warganet Pertanyakan Kerja Anies Saat Jokowi Atasi Banjir Jakarta, "Kocak bin Jenaka Sekali Anies"

Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Mamat Rahmat menegaskan tsunami yang terjadi di TNUK tidak mengurangi jumlah populasi Badak Jawa di TNUK alias selamat.

"Badak Jawa aman pasca tsunami. Karena tidak setiap saat badak berada di bibir pantai, mereka berkumpul di tengah hutan dan pinggir pantai daerah selatan. Sementara yang terkena tsunami di utara, wilayah Kecamatan Sumur yang merupakan pintu masuk TNUK di mana daerah ini terkena langsung bencana ini," tutur Mamat yang Jitunews kutip dari timesindonesia.co.id (27/12).

"Berada di daerah yang sebagian besar rawan, sebaiknya segera disiapkan habitat kedua sebagaimana yang telah lama direncanakan," tambah Spesialis Program Satwa WWF-Indonesia, Sunarto.

Hilangkan Trauma, Relawan Pertamina Hibur Anak-anak Korban Tsunami Banten

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata