logo


Desak Mundur Amien Rais, Konflik di Internal PAN Ditanam Lawan Politik

Pendiri PAN dinilai menjadi kaki tangan rezim Jokowi untuk melemahkan/mematikan mesin dukungan PAN terhadap Prabowo-Sandi

28 Desember 2018 09:27 WIB

Amien Rais.
Amien Rais. net

Desakan mundur terhadap dewan pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais oleh sebagian pendiri PAN menjadi perbincangan hangat menjelang pergantian tahun 2018.

Sebagian pendiri PAN mempersoalkan sikap Amien Rais yang mereka nilai telah melanggar nilai-nilai dan azaz perjuangan partai dan memanfaatkan agama demi kepentingan politik pribadi.

Pernyataan ini dibuat melalui surat terbuka yang ditandatangani oleh
Abdillah Toha, Albert Hasibuan, Goenawan Mohammad, Toeti Heraty Zumrotin,
kini surat terbuka tersebut telah beredar luas dan menjadi perbincangan publik.


Jokowi Diseret dalam Polemik PAN, Timses: Bersihkan Hati

Patut diduga, kelima pendiri PAN di atas, yang sudah lama non aktif di pengurusan PAN dipakai untuk menjadi kaki tangan rezim Jokowi untuk melemahkan/mematikan mesin dukungan PAN terhadap Prabowo-Sandi, diduga kelima pendiri PAN tersebut punya motif politis untuk melakukan operasi pembelahan dan dualisme pada kepengurusan PAN itu sendiri. Kalau itu yang terjadi, ada hubungan campur tangan capres lain yang melakukan permainan mengoreng PAN, sangat disayangkan berpolitik memecah belah dan melakukan pembelahan di internal PAN demi merusak soliditas dukungan PAN terhadap capres oposisi yang mengusung Prabowo-Sandi.

Surat terbuka tersebut mengindikasikan adanya kejanggalan dalam upaya mendongkel dan men-deligitimasi posisi Amin Rais dari struktur partai.

Pertama, adanya manuver politik oleh mantan pendiri Partai. Manuver politik ini sangat jelas terbaca di mana adanya perbedaan pandangan dalam dukungan terhadap calon presiden.

Prabowo ke Pejuang Pro-Integrasi Timor Timur: Saya Paham Pengorbanan Saudara-Saudara...

Halaman: