logo


Inovasi Jitu Pertamina, Ubah CPO Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Langkah ini akan diikuti di kilang lainnya yakni di RU Cilacap, Balongan dan Dumai

27 Desember 2018 17:53 WIB

Ilustrasi, bahan bakar nabati.
Ilustrasi, bahan bakar nabati. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM – PT Pertamina (Persero) terus melakukan beragam upaya untuk menciptakan dan mengembangkan sumber energi baru ramah lingkungan.

Salah satunya adalah Implementasi pengolahan Minyak Kelapa Sawit (Crude Palm Oil) menjadi Green Fuel (Green Gasoline atau Green Diesel).

Sejak awal Desember 2018, Refinery Unit (RU) III Plaju telah mampu mengolah Crude Palm Oil (CPO) menjadi Green Gasoline (bahan bakar ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing. Yakni menggabungkan sumber bahan bakar alami dengan sumber bahan bakar fosil untuk diproses di dalam kilang sehingga menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.


Proyek Kilang Cilacap Masih ‘Mandek’, Sebabnya Ini

Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif, menjelaskan, proses pengolahan CPO dilakukan di fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking Unit (RFCCU) yang berada di kilang Pertamina Plaju, berkapasitas 20 MBSD (ribu barel stream per hari).

Adapun, CPO yang digunakan adalah jenis yang telah diolah dan dibersihkan getah serta baunya atau dikenal dengan nama RBDPO (Refined Bleached Deodorized Palm Oil).

RBDPO tersebut kemudian dicampur dengan sumber bahan bakar fosil di kilang dan diolah dengan proses kimia sehingga menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.

"Pencampuran langsung CPO dengan bahan bakar fosil di kilang ini secara teknis lebih sempurna dengan proses kimia, sehingga menghasilkan bahan bakar bensin dengan kualitas lebih tinggi karena nilai octane mengalami peningkatan," tutur Budi, di Jakarta, Kamis (27/12).

DPR: Areal Bekas Tambang Harus Jadi Tempat Wisata

Halaman: 
Penulis : Riana