logo


Simak! Inilah Mitos Bahaya Imunisasi Pada Anak yang Wajib Anda Ketahui

munisasi adalah proses pembentukan kekebalan atau daya tahan tubuh seseorang terhadap penyakit dengan cara pemberian vaksin.

27 Desember 2018 13:11 WIB

Ilustrasi Imunisasi kepada anak-anak
Ilustrasi Imunisasi kepada anak-anak Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imunisasi adalah proses pembentukan kekebalan atau daya tahan tubuh seseorang terhadap penyakit dengan cara pemberian vaksin. Vaksin itu sendiri merupakan agen biologis yang terdiri dari bakteri atau virus penyebab penyakit yang sudah dilemahkan atau dimatikan. Ketika vaksin disuntikkan ke dalam tubuh, sistem imun akan aktif memproduksi antibodi untuk melindungi tubuh dari penyakit.

Sistem imunitas juga memiliki kemampuan untuk mengingat dan mengenali kembali mikroorganisme, baik bakteri maupun virus. Sehingga saat ada mikroorganisme yang sesungguhnya masuk ke dalam tubuh, maka sistem imun akan segera menyerangnya dan menjaga tubuh agar tidak sakit.

Munculnya mitos atau isu terkait bahaya imunisasi, tentu bukan tanpa alasan. Beberapa kasus muncul sesaat setelah anak diberikan imunisasi. Meski kasus ini terjadi hanya pada sebagian kecil anak, nyatanya hal ini cukup menimbulkan keresahan para orang tua. Beberapa fakta berikut mungkin bisa menjadi jawaban atas keraguan Anda, yang dilansir dari alodokter.com (27/12)


Waduh, Pengangguran Beresiko Meninggal Lebih Cepat Dibanding Penderita Penyakit Jantung!

Imunisasi tidak menyebabkan autisme

MMR (Mumps, Measles, dan Rubella) merupakan jenis vaksin yang akrab dengan rumor bahaya imunisasi, yaitu dapat menyebabkan autisme. Namun, tidak ada cukup bukti yang yang mendukung pernyataan tersebut. Sebuah studi bahkan menunjukkan bahwa vaksin MMR tidak memengaruhi risiko seorang anak terkena autisme.

Ternyata Sakit Flu Dapat Tingkatkan Resiko Serangan Jantung!

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma