logo


Aktivis Senior Sindir Jokowi, "Tsunami Selat Sunda Akibat Pemerintahan Jokowi Lebih Fokus Infrastruktur"

"Itu tidak ada tanggungjawabnya karena yang diurusi cuma di darat, bukan di lautan"

26 Desember 2018 11:37 WIB

Jokowi
Jokowi Twitter

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tsunami yang melanda Selat Sunda pada Sabtu (22/12) lalu membuat aktivis senior,  Syahganda Nainggolan melempar kritikan pada pemerintah Jokowi.

Klaim pemerintahan Jokowi yang pembangunannya berorientasi pada laut atau konsep Poros Maritim Dunia dipertanyakan oleh Syahganda.

Baca Juga: Ibaratkan Gatotkaca yang Tak Harapkan Imbalan, Prabowo: Kita Mati Untuk Negara Saja Mau Kok


Berkat Posko Kesehatan Pertamina di Carita, Yati: Alhamdullilah, Saya Sangat Bersyukur

Beberapa Pakar Tsunami Luar Negeri Prediksi Indonesia Akan Diterjang Tsunami Susulan

Menurut Syahganda yang juga Direktur Sabang Marauke Circle (SMC), kalau memang pemerintahan Jokowi berorientasi pada maritim, tsunami semestinya tak menjadi hal yang menakutkan di Indonesia.

"Kalau dibilang orientasi laut, masa terjadi ribuan korban jiwa di Banten dan Palu karena tsunami?," tanya Syahganda yang Jitunews kutip dari pojoksatu.id (24/12).

Hal lain yang juga membuat dirinya tak habis pikir adalah tidak adanya alat pendeteksi tsunami dan hal tersebut sudah berulang kali terjadi.

Pembunuh Letkol Dono Diciduk, Ternyata Oknum Anggota...

Lebih lanjut, Syahganda menuturkan jumlah korban jiwa yang besar karena pemerintah Jokowi lebih fokus pada pembangunan infrastruktur di darat ketimbang di laut.

"Itu tidak ada tanggungjawabnya karena yang diurusi cuma di darat, bukan di lautan," tambahnya.

Pasca-Tsunami Selat Sunda, Jonan Turunkan 17 Tim ERT, Listrik Segera Dipulihkan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata