logo


Keren! Pertamina Bisa Hemat Devisa USD 160 Juta per Tahun, Sebabnya…

Inovasi anak bangsa ini telah diuji coba dan memberikan hasil yang membanggakan baik dari kualitas produk

21 Desember 2018 23:17 WIB

Ilustrasi Pertamina.
Ilustrasi Pertamina. JITUNEWS/Rezaldy

PLAJU, JITUNEWS.COM – PT Pertamina (Persero) terus berinovasi dalam mendorong pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan, sekaligus mendorong pengurangan impor minyak mentah. Salah satunya inovasi yang diterapkan di Kilang Refinery Unit III Plaju.

Sejak awal Desember lalu, kilang yang berada di Provinsi Sumatera Selatan tersebut telah mampu mengolah CPO (Crude Palm Oil) atau minyak sawit mentah menjadi Green Gasoline (BBM ramah lingkungan) dan Green LPG dengan teknologi co-processing. Yakni, menggabungkan sumber bahan bakar alami dengan sumber bahan bakar fosil untuk diproses di dalam kilang sehingga menghasilkan bahan bakar ramah lingkungan.

Direktur Pengolahan Pertamina, Budi Santoso Syarif, meninjau langsung implementasi proses pengolahan CPO di Kilang RU III Plaju.


Deal! Chevron Siap Jual Minyak Jatah Ekspor ke Pertamina

Dalam kunjungan tersebut, Budi memaparkan, implementasi pengolahan CPO secara co-processing di kilang telah memberikan kontribusi positif bagi perusahaan dan negara.

Inovasi anak bangsa ini telah diuji coba dan memberikan hasil yang membanggakan baik dari kualitas produk, hasil yang ramah lingkungan serta berpotensi mengurangi impor minyak mentah.

“Tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN sangat tinggi, karena CPO yang diambil bersumber dari dalam negeri, transaksi yang dilakukan dengan rupiah sehingga mengurangi devisit anggaran negara, serta hasil bahan bakar ramah lingkungan,” papar Budi.

RI Kuasai Freeport, Ekonom Ini Lontarkan Kritik Keras!

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×