logo


Anies Acungkan Dua Jari, PA 212: Luhut Binsar Acungkan Satu Jari, Kok Boleh?

"Seorang Anies dibandingkan dengan rentetan pejabat lainnya yang terang-terangan mendukung Jokowi, Anies Wajar"

20 Desember 2018 09:27 WIB

Anies Baswedan hadiri Konfernas Gerindra
Anies Baswedan hadiri Konfernas Gerindra breakingnews.co.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pose dua jari yang ditunjukkan Anies Baswedan saat Konferensi Nasional Partai Gerindra menuai polemik hingga pelaporan ke Bawaslu.

Hal ini membuat PA 212 melalui Juru Bicaranya, Novel Bamukmin heran. Pasalnya, dari kubu Jokowi-Ma'ruf bahkan banyak sejumlah pejabat yang terang-terangan menunjukkan simbol dukungan dalam berbagai acara formal yang konteksnya bukan momen kampanye.

Baca Juga: Sandiaga: Doakan Kami Jangan Jadi Politisi Pil KB


Selain Tidak Cuti, Anies Baswedan Hadiri Konfernas Gerindra dengan Fasilitas Negara

Polemik Indonesia Punah, Golkar: Apa Alasannya Dibilang Punah? Jangan Sebar Keputusasaan

"Malah ada menteri seperti Luhut Binsar Pandjaitan yang mengacungkan satu jari di acara internasional beberapa waktu lalu. Itu kok boleh? Nggak dipersoalkan, acara internasional lho, mencoreng citra pemilu kita yang adil," sebutnya seperti yang Jitunews kutip dari inilah.com (20/12).

Seperti yang kita ketahui, yang dimaksud Novel adalah momen ketika Luhut bersama Sri Mulyani mengacungkan salam satu jari dalam acara pertemuan IMF-World Bank. Tetapi, kejadian tersebut tidak diperpanjang oleh Bawaslu.

"Ini hanya seorang Anies dibandingkan puluhan dan rentetan pejabat pemerintahan lain yang terang-terangan mendukung Jokowi jadi ramai. Hal tersebut wajar, masak gak boleh?," tuturnya.

Bela Anies Baswedan, Gerindra: Salam Dua Jari Bukan Tagline Kampanye

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata