logo


Freeport Pakai Hutan Tanpa Izin, Inalum Ikut Nanggung Dendanya Segini!

Inalum akan menanggung beban sebesar 9,36% dari total yang ditagihkan senilai Rp 460 miliar.

19 Desember 2018 20:34 WIB

Penandatangan divestasi saham Freeport ke Inalum.
Penandatangan divestasi saham Freeport ke Inalum. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkapkan sejumlah temuan negatif yang dilakukan PT Freeport Indonesia (PTFI). Salah satunya adalah penggunaan hutan lindung seluas 4535,93 Ha tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Terkait hal tersebut, Freeport Indonesia pun harus membayar denda sebesar Rp 460 miliar. Dan, tak hanya Freeport, Inalum sebagai perwakilan pemegang saham Indonesia juga akan ikut menanggung akibat tersebut.

Head of Corporate Communication Inalum, Rendi Witular, mengatakan bahwa pihaknya akan menanggung beban sebesar 9,36% dari total yang ditagihkan senilai Rp 460 miliar.


Tiga Karyawan ESDM Korban Tewas Tragedi Lion Air JT 610 Naik Pangkat

"Inalum sebagai pemegang saham lama 9,36%," tutur Rendi, di Jakarta, Rabu (19/12).

Rendi lantas melanjutkan, jumlah tersebut dihitung dari porsi saham lama sebab pelanggaran terjadi dalam pemeriksaan penerapan Kontrak Karya (KK), dimana belum ada divestasi saham 51 persen oleh PT Inalum.

Selain itu, kekurangan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan kelebihan pencairan jaminan reklamasi sebesar US$ 1.616.454,16 telah diselesaikan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Terkait hal itu Inalum juga ikut menanggung beban sesuai dengan porsi saham.

"Itu juga sama," tuntasnya.

KLHK Kasih Izin Pakai Hutan untuk Freeport

Halaman: 
Penulis : Riana