logo


Tiga Karyawan ESDM Korban Tewas Tragedi Lion Air JT 610 Naik Pangkat

Ahli waris menerima asuransi dari Jasa Raharja, Bank BRI dan santunan dari Menteri dan Wakil Menteri ESDM

19 Desember 2018 19:45 WIB

Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menyerahan SK pengangkatan dan pensiun kepada salah satu keluarga korban pesawat jatuh Lion Air PK LQP JT-610, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/12).\n\n
Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menyerahan SK pengangkatan dan pensiun kepada salah satu keluarga korban pesawat jatuh Lion Air PK LQP JT-610, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/12). okezone

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementeriannya yang menjadi korban pesawat jatuh Lion Air PK LQP JT-610 beberapa waktu lalu.

Adapun, penghargaan yang diberikan berupa pengangkatan jabatan dan juga santunan uang tunai yang meliputi jaminan kecelakaan kerja, tunjangan hari tua dan asuransi kecelakaan dan kematian.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial, mengatakan, kenaikan pangkat untuk Jannatun Cintya Dwi ‎menjadi Penata Muda Tingkat 1 3B, Inaya Fatwa Kurnia Dewi menjadi Pembina 4A, dan Dwi Herlina naik pangkat menjadi Penata 3C.


Harga BBM-nya Belum Turun, Bos Pertamina Bilang Begini

"Untuk pengurusan kenaikan pangkat, pensiun dan hak-hak kepegawaian, kami telah berkoordinasi dengan BKN dan PT Taspen tentang jaminan kecelakaan kerja dan kematian, juga dengan PT Jasa Raharja untuk peroleh asuransi kecelakaan dan diproses oleh pihak Bank BRI," kata Ego, saat membuka acara penyerahan SK pengangkatan dan pensiun di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/12).

Secara khusus, Ego mengatakan, bagi korban almarhum Jannatun Cintya Dewi hak-hak yang diberikan yaitu, tunjangan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, pengangkatan sebagai PNS dan kenaikan pangkat anumerta menjadi penata muda tingkat satu 3b, dan pensiun yang akan diterima orangtua korban.

Sementara, Inayah Fatwa Kurnia Dewi, hak yang diberikan yakni tunjangan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, pengangkatan Anumerta menjadi pembina 4a dan pensiun yang diserahkan ke suami.

Sedangkan, untuk Dewi Herlina yang hingga saat ini jasadnya masih belum di temukan, hak yang diberikan yakni tunjangan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, dan kenaikan Pangkat Anumerta menjadi Penata 3c dan pensiun yang akan diterima oleh suami.

"Ahli waris menerima asuransi dari Jasa Raharja, Bank BRI dan santunan dari menteri serta bapak wakil menteri dan seluruh pejabat dan rekan-rekan Kementerian ESDM," bebernya.

Resmi Dimulai, Pembangunan PLTGU Jawa 1 Ditargetkan Selesai 2021

Halaman: 
Penulis : Riana