logo


Mengaku Panas Natuna Diklaim, Jokowi: Saya Bawa Kapal Perang

Jokowi mengaku tidak takut jika ada yang ingin mengajaknya berkelahi

19 Desember 2018 15:51 WIB

Presiden Joko Widodo.
Presiden Joko Widodo. setkab.go.id

BANGKALAN, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengaku geram ketika wilayah Natuna, Kepulauan Riau, sempat diklaim masuk Laut China Selatan. Kala itu Jokowi memberi gertakan dengan menaiki kapal perang pada 2016.

"Tadi Mbak Yenny menyampaikan, waktu ada klaim Natuna itu masuk dari bagian, garisnya Laut China Selatan. Bener. Saya juga panas. Saya bawa kapal perang, saya ke Natuna," ujar Jokowi di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Rabu (19/12).

Jokowi menegaskan, bahwa Natuna adalah wilayah NKRI. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengaku tidak takut jika ada yang ingin mengajaknya berkelahi.


Tim Jokowi: Indonesia Dipimpin Prabowo Jadi Mundur

"Saya sampaikan bahwa Natuna adalah teritorial Indonesia di atas kapal perang, waktu itu. Karena penduduk di Kabupaten Natuna itu 169 ribu jiwa, itu adalah penduduk Indonesia. Masa ada yang mau mengklaim-mengklaim? Kalau ada yang mau ngajak berantem, ya kita ramai-ramai. Iya, jelas itu wilayah kita," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, Laut China Selatan lebih bergejolak. Panglima TNI memerintahkan Satuan TNI Terintegrasi Natuna fokus menangkap ancaman di perbatasan.

"Untuk membangun kekuatan TNI yang diharapkan mampu memberikan daya tangkal atau deterrent effect terhadap ancaman, khususnya di perbatasan," kata Hadi saat memberikan amanat setelah meresmikan satuan itu di Faslabuh, Lanal Ranai, Selat Lampa, Kepulauan Riau, Selasa (18/12).

Heboh Jokowi Jadi Imam Salat Menteri dan Ulama, Warganet: Menteri Agama Kok Diam Saja?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata