logo


Buruh Tuntut Janji Anies Untuk Naikan Upah, Warganet: Sabar, Sekarang Musim Hujan, Beliau Lagi Sibuk....

Yulianto menuntut Anies Baswedan menepati janji kampanyenya yang ingin menaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

19 Desember 2018 13:24 WIB

Aksi May Day 2018.
Aksi May Day 2018. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP-LEM-SPSI) menggelar aksi tuntutan kepada Gubernur Jakarta, Anies Baswedan (18/12).

Ketua DPD FSP-LEM-SPSI DKI Jakarta, Yulianto menuntut Anies Baswedan menepati janji kampanyenya yang ingin menaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta.

Baca Juga: Sering Kehujanan? Agar Tak Mudah Sakit, Lakukan Hal Sederhana Ini Yuk!


DKI Jakarta Berhasil Meraih Penghargaan Indeks Demokrasi Indonesia, Anies: Masyarakat Jakarta Matang Berdemokrasi

Tak Hanya Keturunan, Tahi Lalat Muncul pada Kulit Karena...

Anies pada saat itu berjanji menaikkan UMP di atas persentasi yang diperoleh dari rumus pengupahan dalam Peraturan Pemerintahan Nomor 78 Tahun 2015.

"Menetapkan upah minimum DKI Jakarta lebih tinggi dari yang ditentukan dalam PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, melalui mekanisme Dewan Pengupahan," jelas Yulianto yang Jitunews rangkum dari akurat.co (18/12).

Tuntutan buruh ini malah dibalas oleh warganet. Seperti yang tertera pada artikel dengan judul "Buruh Tagih Janji Anies, Mulai Naikan Upah hingga Hapus Sistem Outsourcing" di Babe (18/12).

Satrio Hadikusumo, "Bapak/Ibu harap sabar, sekarang musim hujan, beliau lagi sibuk uji coba vertical drainage. Nanti kalau sudah musim kemarau, tuntutan Bapak/Ibu akan dibicarakan kembali."

Tragis, Otak Wanita Ini Lembek Akibat Menggunakan Semprotan Jenis Ini

Ary Purwanto, "Wedeh, lupa, maaf ya. Itu kan bagian dari politik. Tolong di pahami ya, hehehe."

Azkaleo Alif, "Lagi sibuk bantuin partainya cari sumbangan jadi harap maklum."

Bandingkan dengan Ahok, Aplikasi Juru Parkir Gagasan Anies Tuai Kritik Netizen: Balik Lagi ke Cara Primitif

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata