logo


Produksi Pangan Nasional Harus Capai 70%

Sebagai negara agraris, Indonesia harus mampu mewujudkan ketahanan pangan

12 Februari 2015 14:48 WIB

Produksi pangan nasiional harus tercapai 70 %
Produksi pangan nasiional harus tercapai 70 %

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bos Indofood yang juga menjadi Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Pangan Fraciscus Welirang mengatakan, Indonesia harus meningkatkan produksi pangan hingga 70% guna memenuhi kebutuhan konsumsi penduduk yang terus meningkat.

"Saat ini penduduk dunia telah mencapai 7 juta jiwa dan diproyeksi mencapai 11 juta jiwa pada 2045. Dengan demikian, kebutuhan pangan juga akan meningkat tajam. Perlu ditingkatkan produksi pangan sebesar 70% dari kondisi saat ini," katanya Kamis (12/2) di Jakarta.

Menurutnya, sebagai negara agraris, Indonesia harus mampu mewujudkan ketahanan pangan sekaligus berkontribusi pada pemenuhan pangan dunia melalui peningkatan produksi pangan nasional. Upaya tersebut akan membawa terwujudnya feed Indonesia, feed the world.


Orasi Ilmiah, Edi Santoso Bicara Soal Pangan Lokal di Era Milenium

Franciscus menambahkan ‎dalam rangkaian JFSS 2015, Kadin telah menggelar rapat koordinasi, diskusi pakar, diskusi roundtable, dan focus group discussion (FGD) dengan sejumlah pemangku kepentingan di sektor agribisnis untuk merumuskan rekomendasi peningkatan produksi dan ketahanan pangan kepada pemerintah.

‎Sejumlah kunci penting yang digarisbawahi, imbuhnya, terkait dengan kepastian tata ruang untuk usaha agribisnis dan pangan, peran koperasi sebagai penyalur pembiayaan, dan praktek agribisnis yang berkelanjutan.

"Pertanian, peternakan, pertambakan, perkebunan harus dilakukan dengan cara-cara berkelanjutan," katanya.

Adapun sejumlah komoditas pangan unggulan yang harus digenjot produksinya a.l. beras, jagung, kedelai, gula, kelapa sawit, teh, kopi, kakao, udang dan tuna, serta daging dan susu.

 

RI Dukung Penuh FAO Wujudkan Ketahanan Pangan Asia Tenggara

Halaman: 
Penulis : Ali Hamid