logo


Warganet Tuding Kemendagri Cabut Instruksi Aturan Jilbab Hanya Pengalihan Isu E-KTP

"Cuma mau bikin gaduh, biar gak ditanya E-KTP"

15 Desember 2018 12:20 WIB

Plt Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo
Plt Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kemendagri telah mencabut instruksi aturan jilbab untuk para pegawai di Lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Hadi Prabowo. Kemendagri telah melakukan pengkajian masukan tersebut dan mencabut instrukis tersebut.

Baca Juga: PSI Cetuskan Larangan Poligami, PA 212: Bubarkan PSI! Poligami Menjadi Hak Bagi Setiap Warga


Kursi Wagub DKI Masih Diperebutkan, Mendagri: Yang Bisa Memediasi ya Pak Gubenur

Jokowi Promosikan Parfum Khas Aceh, Netizen: Itu Minyak Untuk Para Kampret ya Pak?

Intruksi tersebut hanya bersifat himbauan dan bukan merupakan larangan dengan maksud untuk kerapian dan keseragaman berpakaian.

"Frase kata Agar dalam instruksi tersebut memiliki arti himbauan, bukan merupakan suatu larangan," jelas Hadi yang Jitunews kutip dari ANTV (14/12).

Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 225/10770/SJ Tahun 2018 tersebut dianggap warganet hanya pengalihan isu E-KTP saja. Hal ini sesuai yang dikatakan oleh akun Jangan Julid dan ANTIkibulpada kolom komentar pada artikel "Kemendagri Cabut Instruksi Aturan Jilbab Dimasukkan ke Kerah" di Babe (14/12).

"Cuma mau bikin gaduh, biar gak ditanya E-KTP," tulis Jangan Julid

"Pengalihan isu ceceran E-KTP," tambah akun ANTIkibul.

 

 

Fadli Zon: Tjahjo Kumolo Sebaiknya Mengundurkan Diri Saja

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata