logo


Sri Mulyani Naikkan Tarif Cukai Bir yang Berlaku Mulai Tahun Depan, Pengusaha: Kami Tak Paham dengan Kebijakan Pemerintah

Produsen minuman beralkohol mengaku heran dengan keputusan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang menaikkan cukai minuman beralkohol

15 Desember 2018 10:02 WIB

Menteri Keuangan, Sri Mulyani.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. kemenkeu.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Produsen minuman beralkohol mengaku heran dengan keputusan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan yang menaikkan cukai minuman beralkohol.

Kenaikan berlaku bagi minuman yang mengandung etil alkohol (MMEA) Golongan A alias bir dengan kadar alkohol sampai dengan 5%. Sementara Golongan B dan Golongan C tidak naik.

Atas dasar hal tersebut, produsen tak memahami alasan pemerintah menaikkan cukai.


Jokowi Tampak Lelah dan Termenung Saat Rapat, Netizen: Jangan Lupa Moralnya...

"Seperti kita ketahui tren kontribusi pembayaran cukai Golongan A (industri bir domestik) sejak 2015-2018 menurun kurang lebih 6%. Artinya volumenya juga menurun," kata Direktur PT Multi Bintang Indonesia Tbk Bambang Britono, yang dilansir dari laman Detik (15/12).

Tren penurunan tersebut terjadi sejak berlakunya Permendag 6/2015 yang membatasi peredaran atau distribusi minuman beralkohol tersebut di mini market.

"Di sisi lain Golongan B dan C, tren kontribusi pembayaran cukainya meningkat, artinya volumenya bertumbuh, tapi cukainya tidak naik," jelas dia yang juga merupakan Executive Committee Gabungan Industri Minuman Malt Indonesia (GIMMI).

Bandingkan Gaya Jokowi Pimpin Rapat dengan Masa Lalu, Netizen: Begitu Dekat Nunduk-Nunduk Harus Nyembah...

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma