logo


PISPI: Kita Harus Punya UU Visi Pertanian Indonesia

PISPI menilai pembangunan pertanian seharusnya bersifat Visioner dan Integratif

14 Desember 2018 14:26 WIB

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar Kuliah Umum dengan tema Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif, di Aula CCR IPB, pada tanggal 13 Desember 2018
Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggelar Kuliah Umum dengan tema Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif, di Aula CCR IPB, pada tanggal 13 Desember 2018 Dok.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) pada tanggal 13 Desember 2018 menggelar Kuliah Umum dengan tema Pembangunan Pertanian yang Visioner dan Integratif. Kuliah Umum yang digelar dalam rangkaian peringatan ulang tahun PISIPI ke-8 ini dibuka langsung oleh Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria di Aula CCR IPB.

Dalam paparannya Rektor IPB banyak menjelaskan tentang bagaimana visi Indonesia kedepan. Dia mengatakan bahwa IPB saat ini tengah mengusung transformasi IPB Agro-Maritim 4.0, yaitu pengembangan dan peningkatan kualitas dan kuantitas fasilitas produksi dan pemasaran dalam sistem pertanian dan kelautan.

Menurutnya, Agro-Maritim 4.0 bisa menjadi visi Indonesia ke depan karena dampaknya yang sangat luas. Dimana secara ekonomi visi ini akan menguntungkan, karena mengemban sistem pertanian low cost.


Habib Bahar Tersangka, NasDem: Masa Dikit-dikit Kriminalisasi

Selain itu, metode ini juga akan meningkatkan nilai tambah, yang pada akhirnya mempengaruhi besaran GDP dan tentu berdampak pada kesejahteraan petani dan nelayan yang semakin membaik.

"Dalam pelaksanaan Agro-Maritim 4.0 kita akan memanfaatkan teknologi seperti penggunaan Drone dalam proses usaha tani dan QR Reader untuk melihat kebutuhan unsur hara dan kondisi tanaman," ujar Arif Satria dalam siaran pers yang diterima Jitunews.com, Jumat (14/12).

Pengamat: Jika Ingin Naikkan Citra Kejaksaan, Harus 'Cuci Gudang' Gedung Bundar

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata