logo


Pengamat: Jika Ingin Naikkan Citra Kejaksaan, Harus 'Cuci Gudang' Gedung Bundar

Pengamat menilai kinerja penyidik dalam mengungkap tindak pidana korupsi di Indonesia juga belum sepenuhnya berjalan efektif

11 Desember 2018 16:33 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat kejaksaan Fajar Trio Winarko mendesak kepada Jaksa Agung Prasetyo untuk mencopot Jampidsus, Direktur Penyidikan hingga Kasubdit penyidik di Gedung Bundar.

Menurutnya desakannya tersebut dikarenakan kinerja para penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus saat ini terlihat sangat melempem. Dimana hal ini dikarenakan masih banyaknya kasus mangkrak dan dugaan 'obral' surat penghentian penyidikan perkara (SP3).

“Jika Prasetyo benar-benar ingin berkontribusi dan menaikkan citra kejaksaan, harus 'cuci gudang' jajaran di Gedung Bundar. Copot Jampidsus hingga Kasubdit penyidiknya. Karena kerja mereka belum optimal dalam setahun ini," ujar Fajar di Jakarta, Selasa (11/12).


Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola: Terima Kasih

Fajar menambahkan, kinerja penyidik dalam mengungkap tindak pidana korupsi di Indonesia juga belum sepenuhnya berjalan efektif. Pasalnya, tindak pidana korupsi yang berhasil diungkap oleh penyidik kejaksaan setiap tahunnya baru mencapai 1.284,3 kasus.

“Angka ini masih di bawah target yang ditetapkan yaitu 1.457 kasus per tahun,” katanya.

Dalam hal ini, Fajar juga menyayangkan kinerja Direktur Penyidikan Warih Sardono yang eks Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi 'macan ompong' saat kembali ke korps Adhyaksa. Padahal, banyak kasus korupsi yang seharusnya bisa diberantas dan diseret ke meja hijau, bukan di-SP3.

Habib Bahar Tersangka, NasDem: Masa Dikit-dikit Kriminalisasi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata