logo


TNI: Kelompok Bersenjata di Papua Melanggar Janji Karena Tembak Warga Sipil

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dianggap telah melanggar janjinya untuk tidak menyerang warga sipil.

10 Desember 2018 10:14 WIB

Kolonel Muhammad Aidi
Kolonel Muhammad Aidi PapuaSatu.com

PAPUA, JITUNEWS.COM - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dianggap telah melanggar janjinya untuk tidak menyerang warga sipil.

Nyatanya, puluhan orang yang dibunuh KKB di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, adalah pekerja, bukan TNI seperti yang dituduhkan.

Baca Juga: Gak Takut Lagi, 7 Makanan Ini Terbukti Hilangkan Bau Mulut Setelah Makan Jengkol


Gubernur: Pariwisata Papua Barat Penyumbang Devisa Terbesar di Indonesia Dalam Sektor...

"Ternyata sekarang mereka melihat itu memang bukan TNI, itu murni warga sipil yang bekerja. Ada alamatnya, dipulangkan ke keluarganya. Sekarang ternyata terbukti bukan," ujar Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi seperti yang dikutip dari laman Liputan6 (10/12).

Baca Juga: Mahasiswa Papua di Makassar Merasa Tak Nyaman Karena Hal Ini...

Karena itu, dia meminta tanggung jawab KKB dalam hal ini Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang mengklaim melakukan penyerangan di kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua itu.

Baca Juga: Ibrahimovic: Messi Gagal Raih Ballon d'Or karena Presiden Madrid

Baca Juga: 5 Potret Tania Ayu Siregar, FDJ Seksi yang Bikin Kamu 'Gagal Fokus'

"Apakah mereka mau tanggung jawab minta maaf kepada keluarga? Apakah mereka sanggup mengembalikan nyawa orang yang sudah dia bunuh begitu saja?" sebut Aidi dengan nada geram.

Dia juga menilai KKB melanggar janjinya terkait status zona tempur di Papua.

Pemerintah: Proyek Trans Papua Akan Diteruskan dan Janjikan...

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma