logo


Kementerian Lingkungan Hidup Berhasil Gerebek Penampung Kayu Ilegal Senilai Rp12 Miliar

"Semoga menjadi sinyal yang kuat bagi para perusahaan penadah kayu-kayu illegal"

8 Desember 2018 10:54 WIB

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani
Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani menlhk.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama tim gabungan, kembali berhasil mengamanankan 40 kontainer berisi kayu merbau ilegal.

Operasi gabungan yang dilakukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) LHK, bersama Balai Gakkum LHK Wilayah Jabalnusra, dan didukung oleh Komando Armada II (Detasmen Intelijen) berhasil menangkap tangan penampung kayu illegal pada dua Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK), dengan barang bukti yang diperkirakan bernilai sekitar Rp. 12 Milyar.

Baca Juga: Prabowo Dapat Sumbangan dari Ahok Untuk Pilpres 2019, Jumlahnya Fantastis


Panglima TNI: Korban Penembakan di Papua Adalah Pahlawan

Prabowo: Jokowi Hatinya Baik, Punya Keinginan yang Baik

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK, Rasio Ridho Sani, menjelaskan bahwa pengerebekan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda.

“Hasil temuan tim di lapangan, pada operasi di PT. SUAI yang berlokasi di Gresik, berhasil mengamankan 3 (tiga) kontainer. Selanjutnya, dilakukan di industri CV. MAR yang berlokasi di Pasuruan, berhasil mengamankan 3 (tiga) kontainer, serta mengamankan 34 (tiga puluh empat) kontainer di Depo SPIL Tanjung Perak,” ujar Rasio Ridho di Jakarta, Jumat (7/12).

Rasio menambahkan berdasarkan informasi intelijen dan analisis data, Ditjen Gakkum KLHK menemukan indikasi terdapat pengangkutan kayu berbau illegal sebanyak 40 kontainer dengan kapal HJ dari Pelabuhan Sorong menuju Surabaya.

Polres Mempawah Didukung Resmob Polda NTB Akhirnya Berhasil Meringkus Pelaku Pembunuhan Sopir Tangki

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata