logo


Menteri PDTT: Transmigran Sekarang Akan Mendapat Upah Selama 18 Bulan, Sebesar....

" Di model transmigrasi saat ini, selain kita kirim orang, disediakan tanah, kita mix dengan masyarakat lokal di sana"

7 Desember 2018 14:25 WIB

Eko Putro Sandjojo (Menteri PDTT menandatangani nota kesepahaman sharing APBD
Eko Putro Sandjojo (Menteri PDTT menandatangani nota kesepahaman sharing APBD kemendespdtt.go.id

“Kita sudah merubah business model transmigrasi kita. Kalau dulu kita menyediakan tanah, mengirim orang. Di model transmigrasi saat ini, selain kita kirim orang, disediakan tanah, kita mix dengan masyarakat lokal di sana, dan kita kaitkan dengan program Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan),” ungkapnya.

Dengan Prukades tersebut, lanjutnya, akan melibatkan berbagai kementerian/lembaga terkait dan dunia usaha sebagai penyedia sarana pasca panen. Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk memberikan kepastian market (pasar) untuk kawasan transmigrasi.

Baca Juga: Waduh, Ratusan Juta Pria di Dunia Diprediksi Mengalami Impoten di Tahun 2025? Paling Banyak di...


Kemendes Dorong Peningkatan Ekonomi dengan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi

Tarif Parkir di Jakarta Diprediksi Naik Rp50 Ribu per Jam, Netizen: Sekalian Rp100 Ribu Semenit, Biar Ada Demo Berjilid-Jilid

“Kita pastikan mereka (transmigran) sudah tidak pusing lagi memikirkan market lagi. Jadi added value- nya (nilai tambah) juga menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan, adanya kerja sama antara pemerintah daerah asal transmigran dan pemerintah daerah tujuan transmigrasi adalah hal positif. Dengan adanya kerja sama tersebut menurutnya, pemerintah daerah dapat memastikan kawasan transmigrasi telah memenuhi syarat.

“Kalau seleksi calon transmigran kita sesuaikan dengan SOP (Standar Operasional). Mereka harus siap secara mental di wilayah baru yang dia kenal. Tapi dengan adanya kerja sama dengan penerima, itu menjadi sesuatu yang positif,” ujarnya.

Tenun Ikat Asal Daerah Tertinggal Dipamerkan di Eco Fashion Week Indonesia

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata